Tito Sindir Kepala Daerah Kurang Serius Tangani Corona: Cari Aman

Zunita Putri - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 23:53 WIB
Mendagri Tito Karnavian
Foto Mendagri Tito Karnavian: Puspen Kemendagri
Jakarta -

Mendagri Tito Karnavian menyoroti kerja kepala daerah terkait penanganan Corona (COVID-19). Tito mengatakan ada beberapa kepala daerah yang masih kurang dalam menangani Corona.

Hal itu dikatakan Tito di webinar Taruna Merah Putih yang disiarkan live di YouTube, Minggu (9/8/2020). Tito menyampaikan itu di hadapan politikus PDIP Maruarar Sirait, Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa dan juga Bupati Tulang Bawang Winarti. Tito mengatakan penilaian ini dia dapat ketika melakukan kunjungan ke-16 daerah Indonesia.

"Pemerintah pusat all out sudah, sudah dibentuk Gugus Tugas, dibentuk komite sekarang Satgas, semua kekuatan pusat sudah dikeluarkan, anggaran, sumber daya, regulasi. Tapi mesin daerah, saya sudah muter satu bulan ini 16 provinsi, mohon maaf dengan segala hormat, mohon maaf Bu Khofifah, mohon maaf Bu Winarti, saya tak me-refer kepada satu kepala daerah, saya melihat ada 4 kuadran kepala daerah," ucap Tito.

Empat kuadran atau ukuran ini pertama dilihat dari kemauan dan kemampuan penanganan Corona. Menurut Tito, ada kepala daerah yang serius menangani Corona tapi masih kekurangan strategi ataupun anggaran, ada juga kepala daerah yang dinilai Tito kurang serius menangani Corona.

"Ada kepala daerah yang mau bersungguh-sungguh untuk tangani COVID dan dampak ekonominya serius, tapi kemampuan kurang, kemampuan tentang konsep strategi. Karena untuk bisa membuat strategi konsep harus mengerti betul apa itu virus COVID gimana, cara mematikan bagaimana, dan seterusnya. Kemudian kedua kemampuan fiskalnya, ada yang miliki kemampuan fiskal yang kuat tapi banyak juga daerah yang miliki kemampuan fiskal terbatas, sehingga kita lihat di daerah yang kepala daerah mau, sungguh-sungguh tapi kemampuannya kurang, baik, strategi maupun fiskal terbatas itu penanganannya di daerah nggak akan maksimal, untuk kendalikan masyarakat taat pada protokol kesehatan itu," ujar dia.

Lebih lanjut, Tito mengatakan ada juga kepala daerah yang menurutnya memiliki pengetahuan konsep strategi penanganan Corona, fiskal baik. Namun, keseriusannya kurang dan terkesan cari aman.

"Ada lagi kuadran kedua adalah, kemampuan punya, pengetahuan cukup, anggaran, fiskal ada, didukung lagi oleh pusat, tapi mungkin keseriusannya kurang, ada, saya nggak mau sebutkan, keseriusannya cari aman, dan itu nggak akan maksimal di daerah itu akan terjadi penyebaran," ucap Tito.

Selanjutnya
Halaman
1 2