Kesadaran Bermasker Rendah, Doni Minta Wanita Lebih Banyak Dilibatkan

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 22:22 WIB
Kepala BNPB Doni Monardo
Foto: Doni Monardo (Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden)
Jakarta -

Kepala Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo menyoroti angka kesadaran pakai masker di Indonesia yang disebutnya masih rendah. Doni meminta pihak-pihak terkait memilih orang yang tepat untuk edukasi dan sosialisasi masker.

"Kesadaran untuk menggunakan masker ini masih sangat kurang, padahal 90 persen masyarakat kita sudah tahu bahwa menggunakan masker salah satu cara yang paling ampuh untuk menghindari seseorang tertular Covid. Tetapi, yang patuh mengikutinya kurang dari 50 persen," kata Doni Monardo seperti yang ditayangkan YouTube BNPB, Minggu (9/8/2020).

Doni Monardo menyebut peran seluruh komponen bangsa penting untuk masyarakat bisa lebih sadar memakai masker. Dia berharap banyak orang penting dan tepat dilibatkan dalam sosialisasi masker. Doni menyarankan kaum wanita lebih masif digerakkan dalam gerakan ini.

"Pilihlah orang-orang yang tepat agar masyarakat patuh. Dibutuhkan figur ketauladanan, dibutuhkan orang-orang yang memang pantas untuk diikuti nasihat-nasihatnya dan kami yakin bapak-ibu sekalian mampu memilih orang yang tepat sebagai figur dalam program perubahan perilaku, termasuk juga menggerakkan lebih banyak lagi wanita," kata Doni Monardo.

"Karena biasanya wanita atau perempuan dan ibu-ibu justru lebih efektif ketika orang tua berpesan kepada anaknya, kepada mereka yang usianya masih lebih muda," imbuh Doni.

Doni Monardo yakin strategi sosialisasi masker ini bakal efektif. Doni Monardo juga bicara soal anak sekolah dasar atau SD.

"Kami yakin ini akan juga sangat efektif, termasuk anak-anak, terutama pelajar SD karena biasanya kalau pelajar SD ini sudah memahami apa yang menjadi ketentuan, dia akan menyampaikan kepada orang tuanya dan ketika orang tuanya tidak patuh atau tidak mau, maka anak ini akan menegur orang tuanya," ucap dia.

"Kita tidak bisa hanya mengandalkan 1-2 kelompok saja, tetapi dari seluruh sektor harus kita lakukan, memilih orang-orang yang tepat, termasuk anak-anak dalam perubahan perilaku ini sangat-sangat penting sekali," tegas Doni Monardo.

(gbr/knv)