PAN Tanya PA 212: Prabowo Selesai Seperti Apa?

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 19:49 WIB
Wasekjen PAN Saleh Partaonan Daulay
Saleh Daulay (Foto: dok. pribadi)
Jakarta -

Partai Amanat Nasional (PAN) mempertanyakan maksud PA 212 yang menilai Prabowo Subianto sudah selesai jika maju sebagai calon presiden pada 2024 nanti. Jika dipandang secara aturan perundang-undangan, PAN menekankan tak ada aturan yang melarang Ketua Umum Gerindra itu menjadi capres lagi.

"Jadi kalau yang dimaksud selesai oleh mereka kita perlu definisikan juga seperti apa? Tapi kalau dari aturan perundang-undangan kan tidak ada yang melarang. Selama aturan perundang-undangan tidak ada yang melarang kita tidak bisa nyatakan udah selesai," kata ketua DPP PAN, Saleh Pertaonan Daulay kepada wartawan, Minggu, (9/8/2020).

"Tapi yang mereka maksudkan selesai itu apa? Apakah karena sudah tiga kali lalu dianggap selesai, atau aspek yang lainnya. Tapi sejauh ini menurut saya kalau kita lihat dari aturan UU Pemilu, nggak ada juga yang melarang seseorang untuk mencalon beberapa kali. Apalagi belum pernah duduk. Yang dilarang kalau udah dua kali duduk sebagai presiden," imbuhnya.

Saleh menambahkan, jika maksud PA 212 selesai itu adalah dari sisi senioritas, PAN akan mengembalikan kepada masyarakat. Saleh juga menghormati pendapat dari PA 212 itu.

"Kalau terlalu senior silakan penilaian itu kita kembalikan kepada masyarakat. Kalau senior, jadi minta supaya ada kader-kader muda yang akan maju, itu kita hormati," jelasnya.

Ketua PA 212 Slamet Ma'arif sebelumnya juga berharap bahwa Prabowo menyerahkan pencalonan kepada kader Gerindra yang lebih muda. Saleh kemudian merespon dengan kader muda yang ada di PAN.

"Silakan aja itu pendapat ada (kader muda Gerindra), tapi pendapat lain juga ada. Politik ini bukan perkara menyebutkan pendapat, tapi siapa yang mendapat suara terbanyak. Demokrasi kita kan sistemnya seperti itu," kata dia.

"Kalau sekedar menyebutkan nama di PAN juga banyak, ada Zulkifli Hasan, ada Hatta Rajasa, Sutrisno Bachir, itu juga orang-orang muda semua, itu juga memiliki potensi. Kalau sedekar menyebutkan nama kita juga banyak," sambungnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2