PKS-PPP Deklarasi Usung Pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldi di Pilgub Sumbar

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 18:48 WIB
PKS-PPP deklarasi mengusung Mahyeldi-Audy Joinaldi di Pilgub Sumbar, MInggu (9/8/2020).
Foto: PKS-PPP deklarasi mengusung Mahyeldi-Audy Joinaldi di Pilgub Sumbar. (Dok: Istimewa)
Padang -

PKS bersama PPP secara resmi mendeklarasikan pasangan cagub-cawagub yang mereka usung di Pilgub Sumatera Barat (Sumbar) 2020. Kedua partai tersebut sepakat berkoalisi mengusung pasangan Mahyeldi-Audy Joinaldi.

Deklarasi tersebut digelar di Hotel Pangeran Beach, Padang, Sumbar, Minggu (9/8/2020). Acara deklarasii tersebut dihadiri Ketua DPP PKS Tifatul Sembiring, anggota DPR RI Fraksi PKS Dapil Sumbar Hermanto dan Nevi Zuairina, serta Gubernur Sumbar Irwan Prayitno. Dari PPP yang hadir, di antaranya Ketua DPP PPP Fernita, Anggota DPR Fraksi M Iqbal, Wali Kota Pariaman Genius Umar, serta Ketua DPW PPP Sumbar Hariadi BE.

Pasangan Mahyeldi-Audy mengusung moto 'Basamo Mambangun Sumbar Madani' di Pilgub Sumbar. Mahyeldi mengajak masyarakat bersama-sama membangun Sumbar menjadi provinsi yang sejahtera.

"Dengan memohon keridaan Ilahi, dan penuh kerendahan hati, ambo, Mahyeldi Ansharullah dan Audy Joinaldi, mengajak seluruh alim ulama, angku-angku, niniak mamak, cadiak pandai, bundo kanduang, baiak nan barado di kampuang halaman, maupun nan sadang berjuang di parantauan, mari kito 'Basamo Mambangun Sumbar Madani'," kata Mahyeldi dalam sambutannya, seperti dalam keterangan tertulis, Minggu (9/8/2020).

Mahyeldi saat ini masih mengembang tugas sebagai Pj Wali Kota Padang. Dia pernah dua periode duduk sebagai Wakil Wali Kota Padang yang diusung PKS.

Sedangkan Audy merupakan putra asli Sumbar yang berasal dari Solok. Dia berprofesi sebagai pengusaha muda bidang peternakan dan pertanian yang diusung oleh PPP.

"Supayo nagari awak aman dan mendapat berkah dari Allah SWT, baldatun thayyibatun wa rabbun ghafur, mari kito senantiasa taat beribadah, perbanyak doa dan dzikir, jauhi maksiat. Sebab maksiat itu mengundang azab," tutur Mahyeldi.

"Apalagi di tengah merebaknya pandemi Corona ini. Ini ujian berat bagi kita semua, baik bagi masyarakat maupun bagi pemerintah yang berusaha memutus rantai penyebaran. Virus ini tidak kelihatan, jaga jarak, pakai masker, sering-sering cuci tangan pakai sabun, dan selalu minta perlindungan kepada Allah. Mudah-mudahan virus ini cepat dicabut oleh Allah SWT," imbuhnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2