Budi Djarot Anggap Upaya Pembakaran Poster Habib Rizieq 27 Juli Accident

Jabbar Ramdhani - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2020 07:07 WIB
Poster Habib Rizieq yang coba dibakar massa, kini dipasang di Markas FPI di Petamburan.
Poster Habib Rizieq (Foto: Dok. Novel Bamukmin)


"Saya tidak memusuhi saudara seiman, saudara saya berbangsa dan bernegara. Yang saya musuhi itu orang yang saya sebutkan tadi. Saya tak punya apa-apa, saya tidak punya kekuatan apa-apa. Saya nggak mungkin (menghina ulama), karena kakek saya ulama besar, Kakek saya guru ngaji. Saya hidup lama di pesantren lama," ujar dia.

Sebelumnya diberitakan, video massa yang hendak membakar spanduk bergambar Habib Rizieq itu beredar luas di media sosial. Sejumlah orang tampak memegang spanduk tersebut dan seorang di antaranya menumpahkan bensin. Api kemudian muncul tapi tak membakar seluruh bagian spanduk tersebut.

Akhirnya massa merusak dan merobek spanduk tersebut. Terdengar juga teriakan-teriakan massa yang kontra terhadap Habib Rizieq.

Tindakan tersebut dikecam FPI, GNPF Ulama, dan PA 212. Mereka akan melaporkan tindakan tersebut kepada pihak kepolisian.

Menurut mereka, tindakan yang dilakukan oleh masa aksi pada 27 Juli di depan Gedung DPR telah menghina ulama. Namun meminta masyarakat tetap tenang dan tidak melakukan tindakan di luar hukum.

"FPI, GNPF Ulama, dan PA 212 akan menempuh jalur Hukum dengan melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian," demikian pernyataan tertulis bersama dari FPI, GNPF Ulama, dan PA 212 seperti dilihat, Selasa (28/7).

FPI dkk meminta pihak kepolisian segera mengusut aksi tersebut. "Mendesak penegak hukum segera memproses pelaku penghinaan dan pelecehan terhadap IB HRS (Imam Besar Habib Rizieq Syihab) dalam waktu yang secepat-cepatnya," katanya.

Halaman

(jbr/imk)