Round-Up

8 Fakta Gempar Buaya 'Siluman' Dikubur Pisah Kepala-Badan

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 08 Agu 2020 05:37 WIB
Momen buaya siluman dievakuasi dari Sungai Kayubesi di Babel.
Foto: Momen 'buaya siluman' dievakuasi dari Sungai Kayubesi di Babel. (Istimewa)

2. Terpancing Umpan Monyet, Buaya Diyakini Siluman oleh Warga

Penangkapan buaya raksasa itu dibantu seorang pawang buaya. Warga dan pawang memancing kehadiran buaya itu dengan menggunakan monyet.

"Warga menyakini buaya raksasa itu merupakan buaya siluman. Itu buaya peliharaan (siluman). Kalau buaya yang bersalah, dipanggil dengan ritual khusus lalu memakan pancing. Bagi yang tidak bersalah, tidak akan kena walau dipancing," tutur Junaidi.

Warga meyakini hewan buas itu buaya siluman. Karena itu, saat buaya mati pun digelar ritual khusus.

3. Ritual Penguburan Khusus: Badan dan Kepala Buaya Dipisah

Junaidi menceritakan bangkai buaya 'siluman' itu dikubur dengan ritual khusus, yakni kepala dan badannya dipisah. Kepala buaya itu juga dikafani karena warga takut sewaktu-waktu si buaya bangkit dari kematian.

"Penguburan terpisah antara badan dan kepalanya. Karena buaya siluman, jadi harus terpisah, kepalanya dikafani, ditakutkan hidup kembali. Sebelum pemotongan, juga ada ritual khusus," ujar Junaidi.

Dikonfirmasi terpisah, Kepala BKSDA Bangka Belitung Septian Wiguna mengatakan setelah mendapat informasi penangkapan buaya itu, pihaknya berencana mengevakuasi buaya raksasa itu. Namun, pihaknya mendapat informasi ada aturan adat atau kepercayaan setempat soal buaya tersebut tidak boleh dievakuasi karena dipercaya akan mendatangkan musibah.

Menurutnya, kasus ini merupakan yang kedua kalinya. Pada 2016, pihaknya juga ditolak untuk mengevakuasi buaya.

"Kepercayaan warga atau dukun setempat untuk menguburkannya langsung dengan ritual khusus," ucap Septian.

Buaya berukuran besar diarak menggunakan bulldozer.Buaya berukuran besar diarak menggunakan bulldozer. Foto: screenshoot video

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5