Ditangkap di Kapuas, Gilang 'Bungkus' Sembunyi Setelah Viral

Jabbar Ramdhani - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 21:29 WIB
Polisi menangkap Gilang bungkus di Kapuas, Kalteng (dok. Polda Kalteng)
Polisi menangkap Gilang 'bungkus' di Kapuas, Kalteng. (Foto: dok. Polda Kalteng)
Jakarta -

Predator fetish pocong bungkus kain jarik, Gilang, ditangkap di Kapuas, Kalimantan Tengah (Kalteng). Polisi menyebut eks mahasiswa Universitas Airlangga (Unair) itu pergi ke Kalteng untuk bersembunyi.

"Betul sekali, dia berusaha sembunyi setelah viral," kata Kabid Humas Polda Kalteng Kombes Hendra Rochmawan, Jumat (7/8/2020).

Gilang ditangkap tim gabungan Polres Kapuas dan Polrestabes Surabaya di rumah tantenya di Jalan Cilik Riwut, Selat Dalam, Selat, Kapuas. Setelah ditangkap, Gilang langsung diserahkan ke Polrestabes Surabaya karena kasus teror fetish terjadi di ibu kota Jawa Timur tersebut.

"(Polres Kapuas sifatnya) pendampingan. Tapi menangkap pun bisa karena sudah ada surat DPO-nya. Ya (langsung diserahkan ke Polrestabes Surabaya) sesuai locus delicti-nya," jelas Kombes Hendra.

Gilang ditangkap pada Kamis (6/8) sore. Sebelum diterbangkan ke Surabaya, Gilang dibawa ke RSUD Kapuas untuk dilakukan rapid test. Hasil tes menunjukkan Gilang nonreaktif.

Saat ini lelaki bernama lengkap Gilang Aprilian Nugraha Pratama (22) itu sudah tiba di Surabaya. Kepada polisi, Gilang mengakui perbuatannya.

Gilang dicari polisi karena munculnya pengakuan sejumlah orang yang mengaku menjadi korban di media sosial soal aksi fetish pocong yang diskenariokannya. Gilang diduga mendapat kepuasan seksual dari foto-video orang lain yang dibungkus kain jarik.

Polisi tengah melakukan gelar perkara untuk menentukan status hukum Gilang.

(jbr/imk)