Sekolah di Zona Kuning Boleh Buka: Olahraga Dilarang-Kapasitas Kelas 50%

Rahel Narda Chaterine - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 20:20 WIB
Poster
Ilustrasi siswa (Edi Wahyono/detikcom)

"Kepala sekolah wajib melakukan pengisian daftar checklist, ini adalah checklist yang kami dapatkan sesuai standar Kemenkes dan satgas untuk checklist kesiapan pembelajaran tatap muka," ungkap Nadiem.

Diketahui, pemerintah RI memutuskan membuka sekolah di daerah zona kuning Corona. Nadiem mengatakan pembelajaran tatap muka di zona kuning harus dilakukan dengan persyaratan dan protokol kesehatan yang ketat.

"Kami beserta 3 kementerian (Kementerian Agama, Kementerian Dalam Negeri, dan Kementerian Kesehatan) lainnya mengimplementasikan perluasan pembelajaran tatap muka untuk zona kuning. Peluasan tatap muka zona kuning," kata Nadiem.

Sementara itu, Ketua Satgas COVID-19 Doni Monardo menyatakan sebagian daerah sudah melakukan kegiatan sekolah tatap muka dengan kegiatan prakondisi dan simulasi. Namun dia juga menyadari ada sekelompok orang tua murid yang belum mengizinkan anaknya untuk mengikuti sekolah tatap muka. Berdasarkan peta zonasi per 2 Agustus, ada 163 daerah yang termasuk dalam kategori zona kuning.

"Kalau kita lihat peta hari ini, per 2 Agustus 2020, ada 163 zona kuning, yang kiranya nanti ini akan bisa dilakukan kegiatan belajar tatap muka, tetapi sesuai dengan kebijakan dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Bapak Menteri nanti bisa menjelaskan secara detail polanya hampir sama dengan zona hijau. Artinya, keputusan untuk memulai sekolah atau belajar tatap muka juga dikembalikan kepada daerah. Para bupati, para wali kota, dan gubernur, karena para pejabat itulah yang paling tahu situasi di daerah masing-masing," ujar Donny dalam kesempatan sama.

Halaman

(jbr/jbr)