Kasus Turah Parthayana, 'Saksi Kunci' Nonton Film Horor Akan Diklarifikasi

Zunita Putri - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 09:53 WIB
Turah Parthayana
Turah Parthayana (dok. Instagram)
Jakarta -

KBRI Moskow sedang berupaya menyelesaikan masalah kasus dugaan pelecehan seksual yang melibatkan YouTuber Turah Parthayana. KBRI akan meminta klarifikasi semua pihak, termasuk saksi kunci yang bersama Turah saat kejadian itu.

"Sampai sejauh ini, kami belum komunikasi dengan temannya yang lain, di situ kan ada teman yang di kamar, waktu di tempat kejadian, itu kami belum bisa komunikasi. Saya itu rencananya untuk bertanya dulu ke semua pihak terkait berita yang beredar," ujar Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) KBRI Moskow, Azis Nurwahyudi, saat dihubungi, Kamis (6/8).

Saat ini KBRI Moskow sudah memanggil tiga orang, termasuk Turah. Mereka adalah Ketua Perhimpunan Mahasiswa Rusia (Permira) Tomsk dan teman perempuan yang disebut sebagai korban.

"Kita sudah berkomunikasi dengan Turah-nya, kedua dengan temannya yang perempuan, terus Ketua Permira Tomsk, itu juga kita sudah komunikasi sudah ngobrol," ucapnya.

KBRI memastikan akan mencari tahu kebenaran peristiwa ini dan bagaimana duduk perkara masalah ini. KBRI saat ini masih terus berupaya meminta keterangan dari semua pihak.

"Kita akan konfirmasi seperti apa peristiwanya, karena waktunya juga terbatas. Kami juga akan konfirmasi bagaimana, bagaimana kejadiannya dan sebagainya," ucapnya.

"Saya belum bisa menyampaikan informasi lebih lanjut karena belum semuanya terkonfirmasi, termasuk teman yang di kamarnya itu," imbuhnya.

Meski begitu, Azis memastikan KBRI Moskow akan mencari jalan keluar terkait masalah ini. KBRI memastikan akan terus memberikan pendampingan ke semua pihak dalam masalah ini.

"KBRI pastinya tugasnya mendampingi masing-masing masalah WNI, kami pasti mendampingi semuanya," tegas Azis.

Kasus ini bermula ketika Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Kota Arkhangelsk, Sandi Saputra, menulis lewat akun Twitter-nya, @sandi_sa119, Rabu (5/8). Sandi juga melampirkan surat pernyataan yang ditulis oleh korban berinisial JA, mahasiswi S1 yang sedang berkuliah di Tomsk, Rusia.

Dalam surat itu, dituturkan bahwa peristiwa terjadi pada 23 November 2019 di kamar sebuah asrama. Selanjutnya, Sandi juga melampirkan rekaman suara JA yang bercerita tentang kronologi kejadian itu.

Peristiwa tersebut terjadi ketika JA dan seorang kawan laki-lakinya, D, diajak oleh Turah menonton film horor di kamar asrama. Saat itu D sedang tertidur. Sedangkan Turah sedang mengedit video dan meminta JA menemaninya.

Tonton video 'Turah Parthayana, YouTuber yang Terjerat Kasus Pelecehan Seksual':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2