PAN-Golkar DKI Minta Anies Segera Susun SOP Baku Penanganan Banjir

Lisye Sri Rahayu - detikNews
Jumat, 07 Agu 2020 05:48 WIB
Warga menyusuri jalan perkampungan yang tergenang banjir luapan air Sungai Ciliwung di Cawang, Jakarta, Kamis (20/2/2020). Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta, terdapat 28 RW di 16 kelurahan dan 10 kecamatan se-Jakarta yang mengalami banjir akibat tingginya intensitas hujan di Jakarta dan sekitarnya sejak Rabu (19/2) malam hingga Kamis pagi. ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra/ama.
  *** Local Caption ***
Ilustrasi Banjir DKI (Foto: ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)
Jakarta -

PAN DKI Jakarta meminta agar Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan membuat Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk penanganan banjir di Ibu Kota. PAN menilai SOP dapat menjadi acuan dalam penanganan banjir dan pengungsian.

"SOP penanggulangan banjir wajib ada. Kalau belum ada kami mendesak Gubernur dan SKPD terkait untuk segera menyusunnya. Masih ada waktu sebelum masuk musim hujan," kata Sekretaris PAN DKI Jakarta, Oman Rahman Rakinda saat dihubungi, Kamis (6/8/2020).

"SOP penting sekali agar kegiatan penanggulangan banjir dan dampaknya bisa efektif dan efisien," imbuhnya.

Anies Baswedan sebelumnya mengeluhkan tidak adanya SOP yang baku dalam penanganan banjir terutama dalam penanganan evakuasi dan pengungsian. Oman mengatakan penanganan pengungsi banjir bisa direncanakan

"Evakuasi dan penanganan pengungsi dampak banjir bisa direncanakan. Dibuat strategi evakuasi dan penentuan titik pengungsian. Jangan sampai jatuh korban jiwa dan kerugian materiil yang besar," katanya.

Lebih lanjut, Oman mengatakan peringatan dini di lokasi rawan banjir harus disiapkan. Sehingga bisa mencegah adanya korban jiwa.

"Early warning system bisa dibuat lebih dekat dan operasional di titik-titik langganan banjir," jelas Oman.

Selanjutnya
Halaman
1 2