YouTuber Turah Diduga Pelecehan Seks, KBRI Moskow Cek ke Permira Tomsk

Zunita Putri - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 20:11 WIB
Turah Parthayana
Foto: dok.IG/TurahParthayana
Jakarta -

YouTuber Turah Parthayana, mahasiswa Indonesia yang kuliah di Rusia, dituduh melakukan pelecehan seksual. KBRI Moskow sudah turun tangan.

Kuasa Usaha Ad Interim (KUAI) RI Moskow Azis Nurwahyudi mengatakan saat ini KBRI Moskow sedang berkomunikasi dengan Ketua Perhimpunana Mahasiswa Rusia (Permira) Tomsk. Azis belum menjelaskan lebih lanjut terkait hasil dari komunikasinya.

"Saya sedang berkomunikasi dengan Ketua Permira Tomsk," ujar Azis saat dimintai konfirmasi, Kamis (6/8/2020).

Selain Azis, Kementerian Luar Negeri RI sudah angkat bicara. Kemlu juga saat ini sedang berkoordinasi dengan KBRI Moskow terkait kasus ini.

"Kami sedang koordinasi dengan KBRI Moskow," kata Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kemlu Judha Nugraha kepada detikcom.

Dimintai konfirmasi secara terpisah, Plt Jubir Kemlu Teuku Faizasyah mengatakan KBRI Moskow juga sedang mendalami isu terkait pelecehan seksual yang dilakukan oleh Turah Parthayana.

"KBRI di Moskow sedang mendalami isu yang beredar tentang adanya tindak pelecehan seksual oleh seorang mahasiswa Indonesia di Rusia," kata Faizasyah saat dimintai konfirmasi terpisah.

Untuk diketahui, Turah Parthayana berkuliah di Tomsk State University, Rusia, menggunakan beasiswa. Ia kerap menayangkan konten kehidupannya saat di Rusia, baik berupa video di YouTube maupun di Instagram.

Terungkapnya kasus dugaan pelecehan ini bermula saat Ketua Perhimpunan Pelajar Indonesia (PPI) Kota Arkhangelsk Sandi Saputra menulisnya lewat akun Twitter-nya, @sandi_sa119, Rabu (5/8). Sandi juga melampirkan surat pernyataan yang ditulis oleh korban berinisial JA, mahasiswi S1 yang sedang berkuliah di Tomsk, Rusia.

Dalam surat itu dituturkan bahwa peristiwa terjadi pada 23 November 2019 di kamar sebuah asrama. Selanjutnya, Sandi juga melampirkan rekaman suara JA yang bercerita soal kronologi kejadian itu.

Peristiwa tersebut terjadi ketika JA dan seorang kawannya laki-lakinya, D, diajak oleh Turah menonton film horor di kamar asrama. Saat itu D sedang tertidur. Sedangkan Turah sedang mengedit video dan meminta JA menemaninya.

Dari permintaan tersebut, Turah disebut melakukan aksinya dengan meraba-raba JA dan memintanya meremas alat vitalnya.

Setelah kejadian tersebut, JA bercerita kepada pacarnya bahwa dirinya baru saja menjadi korban pelecehan seksual. Kekasih JA marah dan sempat bersitegang dengan Turah.

Sandi pun mengatakan korban sempat mendapat ancaman saat mengungkap kasus dugaan pelecehan seksual ini.

"Ancaman soal pencemaran nama baik itu. Sekarang anaknya juga takut untuk melangkah jauh juga. Karena ada beberapa semacam teror ke dia soal ini," kata Sandi saat dihubungi detikcom, Kamis (6/8).

Sementara itu, Turah juga sudah bicara terkait kasus dugaan pelecehan ini. Turah menyerahkan segalanya ke KBRI Moskow.

"Guys tadi aku habis ambil ijazah dari kbri, sekalian tadi konsultasi dan memenuhi panggilan dari kbri. Untuk mengklarifikasi simpang siur berita tentang masalah tahun 2019 ini, lebih baik aku serahkan semuanya ke kbri moskow untuk berbicara," tulis Turah di Instagram Storiesnya.

"Mohon maaf atas semua kegaduhan yang terjadi dan kalo kalian ingin bertanya-tanya tentang masalah ini, lebih baik langsung tanya ke kbri saja," imbuhnya.

Tonton video 'Turah Parthayana, YouTuber yang Terjerat Kasus Pelecehan Seksual':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/gbr)