Round-Up

Perintah Jokowi ke TNI hingga Kepala Daerah soal Sanksi SOP COVID-19

Hestiana Dharmastuti - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 20:07 WIB
Presiden Jokowi
Presiden Jokowi (Muchlis Jr/Biro Pers Setpres)
Jakarta -

Angka kepatuhan masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan masih di bawah 50 persen. Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan pencegahan Corona (COVID-19).

Kurangnya disiplin masyarakat mematuhi protokol kesehatan sebelumnya ungkap oleh Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Doni Monardo saat rapat koordinasi dengan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di Gedung Pakuan, Kota Bandung, Kamis (6/8/2020).

Doni mengungkapkan angka kepatuhan di bawah 50 persen tersebut berdasarkan hasil survei sejumlah lembaga.

"90 persen masyarakat sudah mengetahui tentang pentingnya protokol kesehatan termasuk menggunakan masker. Namun angka kepatuhan masih berada di bawah 50 persen berdasarkan survei dari sejumlah lembaga," ucap Doni.

Doni mengatakan saat ini penting bagi masyarakat saling mengingatkan satu sama lain terkait penggunaan protokol kesehatan, khususnya masker. Dia mengajak masyarakat untuk bisa mengingatkan keluarga atau kerabat terdekat untuk mematuhi protokol kesehatan.

Terbaru, Jokowi menerbitkan Inpres untuk mendisiplinkan warga supaya menerapkan protokol kesehatan pencegahan Corona. Dalam inpres itu, salah satunya Jokowi memerintahkan TNI dan Polri agar giat berpatroli mendisiplinkan warga.

Perintah Jokowi tercantum dalam Inpres Nomor 6 Tahun 2020 tentang Peningkatan Disiplin dan Penegakan Hukum Protokol Kesehatan dalam Pencegahan dan Pengendalian Coronavirus Disease 2019, diakses detikcom dari situs JDIH Setneg, Kamis (6/8).

Jokowi menginstruksikan Panglima TNI yang saat ini dijabat oleh Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri yang saat ini dijabat Jenderal Idham Azis, untuk menggencarkan patroli penerapan protokol kesehatan.

TNI dan Polri juga diperintahkan untuk membina masyarakat. Khusus untuk Pori, Jokowi menginstruksikan untuk mengefektifkan upaya penegakan hukum terhadap pelanggar protokol kesehatan.

Inpres Nomor 6 Tahun 2020 ini diteken Jokowi pada 4 Agustus 2020 di Jakarta, ditujukan untuk para menteri, Seskab, Panglima TNI, Kapolri, kepala lembaga, dan kepala daerah.

Berikut ini kutipan instruksi Jokowi untuk Panglima TNI dan Polri, dalam Inpres itu:

Inpres Nomor 6 Tahun 2020

4. Panglima Tentara Nasional Indonesia untuk:
a. memberikan dukungan kepada gubernur, bupati/wali kota dengan mengerahkan kekuatan Tentara Nasional Indonesia untuk melakukan pengawasan pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat;
b. bersama Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia dan instansi lain secara terpadu dengan pemerintah daerah menggiatkan patroli penerapan protokol kesehatan di masyarakat; dan
c. melakukan pembinaan masyarakat untuk berpartisipasi dalarn upaya pencegahan dan pengendalian Corona Vints Disease 2019 (COVID-19).

5. Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk:
a. memberikan dukungan kepada gubernur, bupati/wali kota dengan mengerahkan kekuatan Kepolisian Negara Republik Indonesia untuk melakukan pengarfi'asan pelaksanaan protokol kesehatan di masyarakat;
b. bersama Panglima Tentara Nasional Indonesia dan instansi lain secara terpadu dengan pemerintah daerah menggiatkan patroli penerapan protokol kesehatan di masyarakat;
c. melakukan pembinaan masyarakat untuk berpartisipasi dalam upaya pencegahan dan pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID19); dan
d. mengefektifkan upaya penegakan hukum terhadap pelanggaran protokol kesehatan.

Selanjutnya
Halaman
1 2


Debat Capres AS