Penjelasan Satgas Corona soal Inpres Sanksi Pelanggar Protokol COVID

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 17:28 WIB
Ketua Tim Pakar Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Prof Wiku Adisasmito
Foto Wiku Adisasmito: dok. BNPB
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 6 Tahun 2020. Inpres ini meminta seluruh aparat dan pemerintah daerah memperketat pemberlakuan protokol kesehatan di era pandemi Corona ini.

"Presiden Indonesia, Presiden Joko Widodo telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 6 Tahun 2020 pada hari Rabu tanggal 4 Agustus 2020. Inpres ini pada prinsipnya mendorong TNI, Polri, Gubernur, Bupati dan Wali Kota untuk meningkatkan sosialisasi secara masif terkait protokol kesehatan dalam pencegahan dan pengendalian COVID-19 secara partisipatif dari semua unsur masyarakat," ujar Juru bicara Satgas COVID-19, Wiku Adisasmito, dalam siarannya di akun resmi BNPB, Kamis (6/8/2020).

Jokowi meminta setiap pemerintah daerah membuat sanksi tegas bagi pelanggar yang tidak mentaati aturan protokol kesehatan. Sanksi itu bisa berupa teguran lisan atau penutupan hingga penghentian izin usaha.

"Presiden menginstruksikan setiap pemimpin daerah untuk menyusun, dan menetapkan peraturan, serta sanksi di daerah masing-masing berlandaskan ketentuan hukum yang ada, serta kearifan lokal dari setiap daerah demi mendukung perlindungan kesehatan masyarakat yang terpadu dan berkelanjutan," ucapnya.

"Sanksi tersebut dapat berupa teguran lisan maupun tertulis, kerja sosial, denda administratif, hingga penghentian ataupun penutupan usaha, penyelenggaraan usaha, dalam ruang publik," imbuhnya.

Pemerintah juga kembali mengingatkan masyarakat agar patuh pada protokol kesehatan. Masyarakat juga diminta terus menjaga kesehatannya.

"Kami mohon agar masyarakat dapat bekerja sama, sehingga dapat terlaksana dengan baik upaya kita bersama dalam mendisiplinkan diri kita semuanya terhadap protokol kesehatan, sehingga COVID-19 dapat tertangani lebih cepat," katanya.

Tonton video 'Jokowi Siapkan Inpres soal Sanksi Pelanggar Protokol Kesehatan!':

[Gambas:Video 20detik]



(zap/gbr)