DKI Jadi Provinsi Paling Demokratis Se-Indonesia, tapi Masih Ada PR

M Ilman Nafi'an - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 10:45 WIB
Monumen Nasional merupakan salah satu ikon kota Jakarta. Monumen yang berdiri di atas lahan seluas 80 hektar itu terlihat asri karena dikelilingi dengan taman.
Ilustrasi Monumen Nasional di DKI Jakarta. (Rengga Sancaya/detikcom)
Jakarta -

DKI Jakarta jadi provinsi paling demokratis se-Indonesia dalam rilis Badan Pusat Statistik (BPS) DKI Jakarta. Jakarta meraih skor 88,29 (kinerja baik) dan di atas rata-rata capaian nasional (74,92). Tapi, masih ada catatan yang diberikan.

Dalam dokumen yang diterima, Kamis (6/8/2020), ada 3 aspek yang membentuk indeks demokrasi di DKI Jakarta, yaitu aspek kebebasan sipil, aspek hak-hak politik, dan aspek lembaga demokrasi. Berikut ini skornya:

1. Aspek kebebasan sipil: 91,01 poin (turun 4,58 poin dari tahun 2018)
2. Aspek hak-hak politik: 83,86 poin (naik 8,43 poin dari tahun 2018)
3. Aspek lembaga demokrasi: 91,89 poin (naik 4,07 poin dari tahun 2018)

BPS DKI menjelaskan menurunnya poin aspek kebebasan sipil tidak terlepas dari kontestasi Pilpres 2019. Berikut ini penjelasan BPS DKI:

Penurunan capaian ini tidak terlepas dari 'panasnya' suasana kontestasi pada pelaksanaan Pemilu 2019 yang berujung pada kekerasan terhadap jurnalis dalam peliputan berita. Suasana panas ini bukan hanya terjadi sebelum pemilu, namun juga setelah pemilu berupa gelombang 2 demonstrasi besar yakni demo terkait penolakan hasil Pemilu di Bawaslu pada Mei 2019 dan demo terkait penolakan revisi UU KPK dan RUU KUHP di Gedung MPR pada September 2019.

BPS DKI juga mencatat masih ada pekerjaan rumah di Ibu Kota. Sejumlah indikator perlu mendapat perhatian serius, khususnya dari partai politik dan pemerintah daerah.

"Sepanjang periode DPRD 2014-2019, hanya tercatat 1 Peraturan Daerah (Perda) yang merupakan inisiatif DPRD yakni Perda Nomor 3 Tahun 2017 tentang Hak Keuangan dan Administratif Pimpinan dan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Provinsi Daerah Khusus Ibukota Jakarta," tulis BPS dalam subjudul 'Masih Ada PR'.

Tonton video 'KPAI Terima 224 Pengaduan PPDB 2020, DKI Jakarta Tertinggi':

[Gambas:Video 20detik]



(dkp/dkp)