Hadi Pranoto, Laksma Suradi, dan Klaim pada Bio Nuswa

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 06 Agu 2020 08:44 WIB
Hadi Pranoto
Hadi Pranoto (Tangkapan layar YouTube dunia MANJI)

Nomor Registrasi BPOM

Hadi Pranoto mengkonfirmasi bahwa produknya adalah Bio Nuswa. Nomor registrasi di Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) dari Bio Nuswa adalah TR203636031, terbit pada 14 April 2020.

Bio Nuswa terdaftar di BPOM sebagai produk obat tradisional. Kemasannya adalah dus, botol masing-masing 100 dan 250 ml. Pihak pendaftar dan nama pabriknya adalah PT Saraka Mandiri Semesta yang berada di Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Namun perlu dicatat, BPOM RI tidak menyebutkan bahwa obat ini memiliki khasiat untuk menyembuhkan gejala virus Corona. BPOM menegaskan hingga kini belum ada obat atau herbal khusus untuk menyembuhkan pasien Corona.

"Sampai saat ini, pengembangan obat pun belum ada yang bisa diklaim atau diindikasikan untuk obat COVID-19. Sedangkan herbal juga belum," ujar Direktur Standardisasi Obat, Narkotika, Psikotropika, Prekursor dan Zat Adiktif BPOM, Dra Togi Junice Hutadjulu, Apt, MHA, dalam siaran pers BNPB, Rabu (5/8) kemarin.

Data Obat Herbal Bio Nuswa di BPOMData Obat Herbal Bio Nuswa di BPOM (Foto: Screenshot)

Bio Nuswa Laksma Suradi

Ngomong-ngomong soal Bio Nuswa, produk ini dulu tersiar ke publik lewat seorang perwira TNI bernama Laksma Suradi. Pada 27 April lalu, Suradi mengenalkan ramuan herbal yang diklaimnya ampuh membasmi virus Corona. Ramuan herbal ini diklaim Suradi merupakan hasil kerja keras ahli mikrobiologi Indonesia.

Di BPOM RI, ramuan Laksma Suradi juga bernama Bio Nuswa, bernomor registrasi TR203636031 dikeluarkan pada 14 April 2020. Nomor registrasi itu sama persis dengan yang dikonfirmasi Hadi Pranoto.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4