Pilkada 2020

Arahan Lengkap Jokowi Antisipasi Pilkada 2020 agar Tak Jadi Klaster Corona

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 10:49 WIB
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memakai masker saat melantik Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria di Istana Negara, Jakarta, Rabu (15/4/2020). Ahmad Riza Patria resmi menjabat sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta seusai dilantik Presiden Joko Widodo.
Presiden Jokowi. (Hafidz Mubarak A/Antara Foto)

Berikut arahan lengkap Jokowi mengenai persiapan Pilkada 2020:

Persiapan pelaksanaan pilkada serentak yang nanti akan diselenggarakan 9 Desember 2020 perlu kita bicarakan dalam rapat terbatas pagi hari ini.

Yang pertama, karena penyelenggaraan pilkada ini diselenggarakan di tengah situasi pandemi yang kita harapkan tetap berjalan secara demokratis, luber jurdil, tapi yang paling penting adalah tetap aman COVID sehingga ada dua hal yang menjadi tekanan utama bahwa Pilkada 2020 harus semakin berkualitas dan juga aman COVID sehingga aspek kesehatan-aspek keselamatan petugas peserta dan juga tentu saja pemilih harus menjadi prioritas.

Penerapan protokol kesehatan harus betul-betul menjadi sebuah kebiasaan baru dalam setiap tahapan di pilkada sehingga tidak nantinya menimbulkan klaster terbaru atau gelombang baru dari COVID yang kontraproduktif.

Kemudian yang kedua, saya juga melihat beberapa negara juga telah menyelenggarakan pemilu di masa pandemi ini, baik pemilu lokal maupun pemilu nasional seperti di Singapura, di Jerman, di Prancis, di Korea Selatan dan yang paling penting kita juga harus bisa meyakinkan pemilih bahwa KPU juga pemerintah sangat concern terhadap kesehatan dan keselamatan dari COVID, sehingga penerapan protokol kesehatan yang ketat akan memberikan rasa aman dan yang kita harapkan tingkat partisipasi pemilih tetap pada kondisi yang baik.

Yang ketiga, tentu saja ini juga menjadi momentum yang baru untuk menampilkan cara-cara berpilkada dengan cara baru inovasi baru dalam berdemokrasi di masa pandemi, baik itu dari sisi penyelenggara maupun dari sisi peserta.

Yang keempat, saya juga sudah mendapatkan laporan dari Menteri Dalam Negeri mengenai kesiapan anggaran dan juga nanti saya minta laporan mengenai antisipasi kerawanan dan keamanan dalam Pilkada 2020 ini yang menyangkut kurang-lebih 270 (daerah) pilkada, baik pemilihan gubernur, bupati, dan wali kota.

Saya rasa itu sebagai pengantar yang bisa saya sampaikan.

Halaman

(dkp/fjp)