Round-Up

Fakta Baru Kasus YouTuber Prank Daging Kurban Isi Sampah

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 05 Agu 2020 05:00 WIB
YouTuber Edo Putra
Foto: YouTuber Edo Putra ditetapkan jadi tersangka dan ditahan polisi (tengah). (Istimewa)

Video prank yang membuat Edo dan Diky sebagai tersangka diberi judul 'PRANK BAGI BAGI DAGING KE EMAK-EMAK ISINYA SAMPAH #THEREALPRANK'. Video berdurasi 11 menit 56 detik tersebut diunggah di akun YouTube Edo putra Official pada Jumat (31/7). Hari itu memang bertepatan dengan Hari Raya Idul Adha 1441 Hijriah.

Dalam video tersebut awalnya Edo membawa dua kantong plastik hitam yang dipakai untuk membungkus sampah. Sampah diambil dari tumpukan sisa pembakaran. Mereka lalu memasukkan sampah ke kantong plastik hitam.

Setelah kresek penuh sampah, keduanya mencari target prank. Korban pertama adalah seorang ibu yang sedang menyapu halaman rumah.

Video prank YouTuber prank memberi daging kurban yang ternyata berisi sampah (YouTube Edo putra Official)Edo mengaku video prank daging kurban isi sampah merupakan settingan (YouTube Edo putra Official)

Edo lalu memberikan kresek berisi sampah tersebut. Dia menyebut isinya adalah daging kurban. Namun dia meminta korban tak membuka kresek hingga mereka pergi. Momen korban membuka kresek direkam. Saat korban bereaksi melihat sampah dalam kresek, terdengar suara terbahak-bahak dalam video tersebut. Situasi serupa terjadi pada ibu-ibu yang jadi korban prank kedua.

Nasi sudah menjadi bubur. Edo menyatakan menyesal dan berjanji tidak mengulangi ulahnya.

Edo mengaku sudah tahu ada YouTuber yang terjerat kasus serupa sebelumnya yaitu kasus Ferdian Paleka. Tapi dia mengakui konten prank daging kurban isi sampah itu merupakan idenya.

Video prank YouTuber prank memberi daging kurban yang ternyata berisi sampah (YouTube Edo putra Official)Fakta Baru Kasus YouTuber Prank Daging Kurban Isi Sampah Foto: Video prank YouTuber prank memberi daging kurban yang ternyata berisi sampah (YouTube Edo putra Official)

"(Ide) Dari saya sendiri. Nggak ada (referensi)," kata Edo saat dihadirkan dalam konferensi pers kasus di Mapolresta Palembang, Senin (3/8).

Edo mengaku sengaja membuat video prank daging kurban isi sampah demi mendapatkan tambahan subscribers. Bahkan dia berjanji memakan rambut kemaluan bila meraih 10 ribu subscribers.

Kepada polisi dia juga mengungkap bahwa video prank tersebut setting-an. Korban-korban dalam video prank merupakan ibu kandung Edo, sedangkan satu korban lain ibu angkat temannya.

Atas video tersebut, Edo dan Dicky dianggap membuat berita bohong dan keonaran di tengah masyarakat. Mereka dijerat Pasal 14 Ayat (1) dan (2) UU Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana dan/atau Pasal 27 ayat (1) jo Pasal 45 ayat 1 UU RI Nomor 19 Tahun 2016 atas Perubahan UU RI Nomor 11 Tahun 2008 tentang ITE.

Halaman

(jbr/rfs)