Doa Sapu Jagat dan Keistimewaannya yang Perlu Kamu Baca Setiap Hari

Lusiana Mustinda - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 14:42 WIB
ilustrasi berdoa
Doa sapu jagat. Foto: Getty Images/AleksandarGeorgiev
Jakarta -

Ada sebuah doa yang sering diamalkan oleh Rasulullah SAW, namanya doa sapu jagat. Disebut doa sapu jagat karena di dalamnya terkandung permohonan kebaikan di dunia dan akhirat. Kebaikan ini termasuk adalah kesehatan, rezeki, keberuntungan, keamanan, keridaan hingga semua hal yang baik-baik.

Karena mengandung banyak kebaikan, berikut ini lafadz doa sapu jagat dunia akhirat:


رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ


Arab-latin: Rabbanā, ātinā fid dunyā hasanah, wa fil ākhirati hasanah, wa qinā 'adzāban nār

Artinya, "Ya Allah, berikan kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat. Lindungilah kami dari siksa api neraka."

Dikutip dalam buku berjudul 'Sapu Jagat Keberuntungan' oleh Ahmad Mudzakir, S.Pd., M.Si, menyebutkan terkait doa sapu jagat yang sering dibaca Rasulullah SAW ini ada dalam sebuah hadits riwayat Imam Bukhari nomor 4522 dan hadits riwayat muslim nomor 2690.

Bukan semata-mata dari hadits. Dalam Al-qur'an pun juga disebutkan tentang doa kebaikan dunia dan akhirat ini. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 201 yang berbunyi:

وَمِنْهُمْ مَنْ يَقُولُ رَبَّنَا آتِنَا فِي الدُّنْيَا حَسَنَةً وَفِي الْآخِرَةِ حَسَنَةً وَقِنَا عَذَابَ النَّارِ

Artinya: "Dan di antara mereka ada orang yang berdoa: "Ya Tuhan kami, berilah kami kebaikan di dunia dan kebaikan di akhirat dan peliharalah kami dari siksa neraka".

Doa sapu jagat juga dianjurkan dibaca pada hari tasyrik yakni 11,12 dan 13 Dzulhijjah. Allah SWT berfirman dalam surat Al-Baqarah ayat 203:

وَاذْكُرُوا اللَّهَ فِي أَيَّامٍ مَعْدُودَاتٍ ۚ فَمَنْ تَعَجَّلَ فِي يَوْمَيْنِ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ وَمَنْ تَأَخَّرَ فَلَا إِثْمَ عَلَيْهِ ۚ لِمَنِ اتَّقَىٰ ۗ وَاتَّقُوا اللَّهَ وَاعْلَمُوا أَنَّكُمْ إِلَيْهِ تُحْشَرُونَ

Artinya: "Dan berdzikirlah (dengan menyebut) Allah dalam beberapa hari yang berbilang. Barangsiapa yang ingin cepat berangkat (dari Mina) sesudah dua hari, maka tiada dosa baginya. Dan barangsiapa yang ingin menangguhkan (keberangkatannya dari dua hari itu), maka tidak ada dosa pula baginya, bagi orang yang bertakwa. Dan bertakwalah kepada Allah, dan ketahuilah, bahwa kamu akan dikumpulkan kepada-Nya."

(lus/erd)