PPP: Kemarahan Jokowi Tunjukkan Persoalan Serius di Kabinet

Farih Maulana Sidik - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 06:00 WIB
Waketum PPP Arwani Thomafi
Waketum PPP Arwani Thamafi (Foto: Tsarina Maharani-detikcom)
Jakarta -

Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyoroti kinerja pengendalian pandemi COVID-19 oleh kementerian hingga lembaga. Wakil Ketua Umum PPP, Arwani Thomafi menilai seharusnya kementerian-lebih berkoordinasi lebih solid.

"Pernyataan presiden yang kembali marah terhadap kinerja menterinya setelah sebelumnya pada 18 Juni 2020 lalu membuka rekaman kemarahan Presiden kepada para menteri menunjukkan persoalan serius di tubuh kabinet," kata Arwani kepada wartawan, Senin (3/8/2020).

Dia mengatakan semenjak dibentuknya Komite Penanganan COVID-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional seharusnya pemerintah sudah tancap gas menangani permasalahan pandemi di Tanah Air. Namun, menurut dia, tim khusus yang dibentuk justru tak berjalan efektif.

"Hampir setengah bulan kerja komite ini semestinya tancap gas untuk menerjemahkan Perpres 82 Tahun 2020 tentang Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi. Semestinya koordinasi antar Kementerian/Lembaga jauh lebih solid dengan keberadaan komite ini," ujar Arwani.

Tonton video 'Jokowi Sebut Ada Kementerian Tak Tahu Prioritas dalam Tangani Covid-19':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2