Round-Up

Sorotan Anggota Dewan Kala Ganjil Genap Lagi di Ibu Kota

Tim detikcom - detikNews
Selasa, 04 Agu 2020 05:11 WIB
Lalu lintas Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, salah satu kawasan ganjil genap. (Jehan Nurhakim/detikcom)
Foto: Lalu lintas Jl Gajah Mada, Jakarta Pusat, salah satu kawasan ganjil genap. (Jehan Nurhakim/detikcom)

Ombudsman

Selain sorotan dari partai, kebijakan ganjil genap juga menuai kritik dari Ombudsman. Ombudsman menilai kebijakan sistem ganjil genap di masa PSBB transisi dapat menimbulkan klaster penyebaran virus Corona di transportasi umum.

"Kebijakan Dishub DKI yang memberlakukan ganjil-genap pada hari Senin, 3 Agustus 2020, jelas mendorong munculnya klaster transmisi COVID-19 ke transportasi publik," kata Kepala Perwakilan Ombudsman Jakarta Raya Teguh P Nugroho dalam keterangan tertulis, Senin (3/8).

Dia menilai pemberlakuan aturan ganjil genap di masa PSBB transisi ini merupakan keputusan yang tergesa-gesa. Sebab, sebutnya, angka positif Corona di Jakarta masih tinggi.

"Pemberlakuan ganjil-genap di tengah kenaikan angka COVID yang terus naik di Jakarta merupakan keputusan yang tergesa-gesa dan tidak memiliki perspektif yang utuh tentang kebencanaan," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5