Gubernur Kepri Isdianto Minta Maaf Terkait Penularan COVID-19

Tim detikcom - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 18:49 WIB
Gubernur Kepri Isdianto foto bersama pengurus Lembaga Adat Melayu di Gedung Daerah Tanjungpinang pada Selasa 28 Juli 2020. (dok. Istimewa via Antara)
Gubernur Kepri Isdianto foto bersama pengurus Lembaga Adat Melayu di Gedung Daerah Tanjungpinang pada Selasa 28 Juli 2020. (dok. Istimewa via Antara)
Jakarta -

Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Isdianto meminta maaf kepada masyarakat terkait penularan COVID-19 yang terjadi di Kota Tanjungpinang. Dia mengatakan hal tersebut merupakan musibah.

"Saya mohon maaf kepada seluruh masyarakat dengan adanya musibah ini," kata Isdianto saat memimpin rapat rutin bersama kepala dinas melalui aplikasi Zoom di Gedung Daerah Tanjungpinang, Senin (3/8/2020) seperti dilansir Antara.

Isdianto merasa yakin musibah ini terjadi bukan atas keinginan manusia. Dia berharap warga bersabar dan bekerja sama agar musibah cepat berlalu.

"Saya juga mohon maaf kepada semuanya. Saya saat ini sedang mengalami musibah yang tidak kita rencanakan. Allah akan berikan cobaan kepada umatnya tidak akan melebihi dari kemampuan kita untuk menghadapinya," ucapnya.

Tepat pukul 08.30 WIB, saat rapat dimulai, Isdianto mengenakan baju putih dan peci hitam serta lengkap menggunakan masker. Rapat ini juga diikuti oleh Sekretaris Daerah Kepri Tengku Said Arif Fadillah, Asisten Administrasi Umum Kepri Hasbi dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes) Kepri Tjetjep Yudiana dari Ruang Rapat Lantai IV Kantor Pemerintah Kepulauan Riau di Pulau Dompak, Tanjungpinang.

Sementara itu beberapa kepala dinas, biro dan badan juga mengikuti rapat ini melalui rumah masing-masing karena masih melakukan karantina mandiri menunggu hasil swab yang telah dilakukan beberapa waktu yang lalu.

Isidanto mengatakan seluruh organisasi pemerintahan harus tetap berjalan, meski mereka menjalani masa karantina. Dia meminta seluruh urusan administrasi dan pelayanan masyarakat tidak terhambat akibat permasalahan ini. Dia juga mengaku tetap melaksanakan tugas sehari-hari walaupun saat ini sedang melalukan karantina mandiri di kediaman.

"Saya mengharapkan semua pimpinan OPD dan staf jangan terkendala semua kegiatan, walaupun saya dalam kondisi karantina. Tetap jalankan kegiatan pemerintahan dengan berpedoman pada protokol kesehatan," ujarnya.

Isdianto juga berpesan khusus kepada pimpinan RSUP, Raja Ahmad Thabib, agar layanan kesehatan tetap berjalan. Selain itu untuk layanan swab massal untuk masyarakat harus tetap dibuka dan jangan sampai ada masyarakat yang tidak terlayani.

"Terima kasih saya ucapkan kepada masyarakat karena antusias dan kesadaran yang tinggi memeriksa kesehatannya ke RSUP Kepri. Layanan swab jangan sampai berhenti karena masih banyak masyarakat yang ingin memeriksakan diri," kata Isdianto.

Gubernur Kepri Isdianto foto bersama Wali Kota Tanjungpinang Rahma (pakaian dinas) dan Wali Kota Bat Rudi (kemeja putih paling kanan). (ANTARA/Nikolas Panama)Gubernur Kepri Isdianto foto bersama Wali Kota Tanjungpinang Rahma (pakaian dinas) dan Wali Kota Bat Rudi (kemeja putih paling kanan). (ANTARA/Nikolas Panama)

Dalam rapat ini, Sekda Kepri Arif Fadillah menyampaikan per hari ini telah dilakukan pengambilan 738 sampel swab. Pengambilan dilakukan sejak 30 Juli.

"Untuk wilayah Bintan dan Tanjungpinang dapat melakukan tes swab di RSUP Kepri. Untuk wilayah Batam pada rumah sakit Embung Fatimah dan untuk masyarakat Kepri yang ada di Jakarta dapat melakukan tes swab di Kimia Farma Cikini Jakarta," katanya.

Arif mengatakan hasil swab akan keluar mulai Senin (3/8) dan beberapa hari ke depan. Dia juga berharap hasil yang keluar negatif.

Tonton video 'Tambah 1.679, Kasus Corona di RI Jadi 113.134':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2