Isi Teks Proklamasi dan Detik-detik Perumusannya

Tim detikcom - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 16:49 WIB
proklamasi asli
Foto: 20detik/Isi Teks Proklamasi dan Detik-detik Perumusannya
Jakarta -

Teks Proklamasi Kemerdekaan Indonesia 17 Agustus 1945 adalah naskah teks proklamasi kemerdekaan bangsa Indonesia. Naskah konsep teks proklamasi ditulis tangan oleh Sukarno pada secarik kertas pada tanggal 17 Agustus 1945 jelang dini hari.

Sukarno lalu meminta Sayuti Melik mengetik naskah tersebut. Naskah ini kemudian ditandatangani oleh Sukarno dan Mohammad Hatta atas nama bangsa Indonesia. Teks Proklamasi tersebut lalu dibacakan oleh Sukarno didampingi Mohammad Hatta di depan rumah Sukarno di Jalan Pegangsaan Timur Nomor 56, Jakarta.

Bagaimana detik-detik perumusan teks proklamasi?

Dilansir situs Setneg, pada 16 Agustus 2020 malam, di ruang makan rumah Laksamana Maeda itu dirumuskan teks proklamasi kemerdekaan. Maeda, sebagai tuan rumah, mengundurkan diri ke kamar tidurnya di lantai dua ketika peristiwa bersejarah itu berlangsung. Miyoshi, orang kepercayaan Nishimura, bersama Sukarni, Sudiro, dan B.M. Diah menyaksikan Sukarno, Hatta, dan Ahmad Soebardjo membahas rumusan teks Proklamasi.

Sedangkan tokoh-tokoh lainnya, baik dari golongan tua maupun dari golongan pemuda, menunggu di serambi muka. Menurut Soebardjo, di ruang makan rumah Laksamana Maeda menjelang tengah malam, rumusan teks Proklamasi yang akan dibacakan esok harinya disusun. Sukarno menuliskan konsep proklamasi pada secarik kertas. Hatta dan Ahmad Soebardjo menyumbangkan pikirannya secara lisan.

Kalimat pertama dari teks Proklamasi merupakan saran Ahmad Soebardjo yang diambil dari rumusan Dokuritsu Junbi Cosakai. Sedangkan kalimat terakhir merupakan sumbangan pikiran Mohammad Hatta.

Kemudian Jumat 17 Agustus 1945 pukul 04.00, Soekarno membuka pertemuan itu. Sukarni mengusulkan agar penandatangan naskah proklamasi itu cukup dua orang saja, yakni Soekarno dan Mohammad Hatta atas nama bangsa Indonesia. Usul Sukarni itu diterima oleh hadirin. Naskah yang sudah diketik oleh Sayuti Melik, segera ditandatangani oleh Sukarno dan Mohammad Hatta.

Lalu Sukarno menyarankan pembacaan Teks Proklamasi dilakukan di serambi rumahnya, di jalan Pegangsaan Timur 56 sekitar pukul 10.00 pagi. Teks Proklamasi kemudian dibacakan Sukarno.

Dari situs Kemdikbud disebutkan isi Teks Proklamasi:

Proklamasi

Kami bangsa Indonesia dengan ini menjatakan
Kemerdekaan Indonesia
Hal-hal jang mengenai pemindahan kekuasaan dan lain-lain diselenggarakan dengan tjara saksama dan dalam tempo jang sesingkat-singkatnya.

Djakarta, 17 Agustus 1945
Atas nama Bangsa Indonesia
Soekarno - Hatta

(nwy/pal)