Round-Up

Rem Darurat PSBB Transisi Jakarta Akhirnya Ditarik

Tim detikcom - detikNews
Senin, 03 Agu 2020 06:29 WIB
Suasana kendaraan terjebak macet di Jalan Tol Cawang-Grogol, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2020). Pada hari pertama penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) transisi, lalu lintas di sejumlah jalan di DKI Jakarta terpantau padat hingga terjadi kemacetan. ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan/pras.
Lalu lintas Jakarta saat masa PSBB Transisi / Foto: ANTARA FOTO/SIGID KURNIAWAN
Jakarta -

Rem darurat di masa PSBB Transisi DKI Jakarta akhirnya ditarik. Rem darurat itu dalam bentuk penerapan pembatasan ganjil genap yang berlaku mulai hari ini.

Kilas balik ke awal Juni 2020, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan saat itu mulai memberlakukan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) masa transisi. Sejumlah kegiatan yang tadinya ditutup perlahan dibuka kembali dengan wanti-wanti bahwa akan ada kebijakan rem darurat atau emergency break policy saat jumlah kasus Corona melonjak.

"Bila itu sampai terjadi maka Pemprov DKI Jakarta gugus tugas DKI Jakarta tidak akan ragu tidak menunda untuk menggunakan kewenangannya menghentikan kegiatan sosial ekonomi di masa transisi. Jadi salah satu mekanisme yang dimiliki dalam masa transisi ini adalah mekanisme yang bisa disebut sebagai kebijakan rem darurat atau emergency break policy," kata Anies pada 4 Juni 2020.

"Kita sedang transisi bila ternyata kondisi mengkhawatirkan kita rem inilah prinsipnya," tambahnya kala itu.

PSBB Transisi berjalan dengan aneka dinamika termasuk bertambahnya kasus Corona di ibu kota. Pada pertengahan Juli 2020, tiga kali dalam seminggu DKI Jakarta memecahkan rekor penambahan kasus virus Corona (COVID-19). Saat itu, Anies mengingatkan soal kembali ke status pembatasan sosial berskala besar (PSBB) yang ketat.

"Jadi saya ingin mengingatkan kepada semua warga Jakarta harus ekstrahati-hati. Jangan anggap enteng. Jangan merasa kita sudah bebas dari COVID-19. Karena nanti kalau kondisi ini berlangsung terus, bukan tidak mungkin kita akan kembali ke situasi sebelum ini (PSBB). Karena itulah saya ingin menyampaikan kepada semuanya, ada titik-titik yang harus diwaspadai," ucap Anies Baswedan dalam video '12 Jul 2020 Gub Anies Baswedan Update Perkembangan Penanganan Covid-19' di akun YouTube Pemprov DKI Jakarta, seperti dilihat detikcom, Minggu (12/7/2020).

"Saya ingatkan kepada semua, jangan sampai situasi ini jalan terus, sehingga kita harus menarik rem darurat atau emergency brake. Bila itu terjadi, kita semua harus kembali dalam rumah, kegiatan perekonomian terhenti, kegiatan keagamaan terhenti, kegiatan sosial terhenti. Kita semua akan merasakan kerepotannya bila situasi ini berjalan terus," lanjutnya.

Pada 22 Juli 2020, Anies sempat ditanya kembali soal apakah dia akan 'menarik' rem darurat ini. "Kita lihat dulu situasi ini," ujar Anies di gedung DPRD DKI Jakarta, Rabu (22/7/2020).

Tonton video 'PSBB Transisi Jakarta Diperpanjang hingga 13 Agustus':

[Gambas:Video 20detik]



Selanjutnya
Halaman
1 2