Round-Up

Pemprov DKI Tak Terima Maaf Agensi Ike Muti soal 'Hapus Foto Jokowi'

Tim detikcom - detikNews
Minggu, 02 Agu 2020 07:34 WIB
Ike Muti
Ike Muti
Klarifikasi dan permintaan maaf Marantika Agency mendapat respons Pemprov DKI Jakarta. Wakil Gubernur Jakarta Ahmad Riza Patria masih menunggu klarifikasi dan permohonan maaf dari Ike Muti.

"Ya harusnya yang bersangkutan yang menyampaikan klarifikasi dan memohon maaf supaya jelas dan menjadi pembelajaran bagi kita semuanya. Jangan sampai masalah ini terulang kembali lagi untuk ke depannya," kata Riza kepada detikcom, Sabtu (1/8).

Dalam somasinya, Pemprov DKI menunggu Ike Muti memberi klarifikasi dalam 2x24 jam sejak Jumat (31/7). Riza mengatakan secara mendasar menerima permintaan maaf dari siapa pun.

Ahmad Riza PatriaAhmad Riza Patria (Ari Saputra/detikcom)

"Prinsipnya, tentu kita sebagai sesama warga harus saling memaafkan. Kami memaafkan siapa pun yang berbuat salah. Sebagai hamba Allah, sebagai manusia, yang kita harus saling memaafkan," kata dia.

Namun, klarifikasi dari pihak Marantika Agency meneguhkan fakta bahwa yang disampaikan Ike Muti tidak benar. Pemprov DKI tak pernah menyuruh orang untuk menghapus foto dengan Presiden Jokowi supaya diterima ikut dalam proyek.

"Terkait klarifikasi dari agen, ya itu kan pihak agen. Berarti dari situ jelas, itu (isu itu) bukan dari pihak kami Pemprov," kata Riza.

Surat somasi bermula dari unggahan tulisan Ike Muti lewat akun Instagram-nya. Dia menyampaikan dirinya 'diminta hapus foto Jokowi' supaya diterima dalam proyek web series yang dijalankan Pemprov DKI.

Mendapatkan adanya posting-an Ike, Pemprov DKI melayangkan somasi ke Ike. Terakhir, pihak Marantika Agency meminta maaf karena isu ini berawal dari candaannya dengan Ike Muti.

detikcom sudah berupaya menghubungi Ike Muti lewat DM ke Instagram @ikemuti16 terkait surat somasi yang dilayangkan Pemprov DKI Jakarta. Namun hingga berita ini diturunkan, belum ada respons.

Halaman

(rfs/rfs)