Kabareskrim-Kejagung Tanda Tangani Berkas Penyerahan Djoko Tjandra

Yogi Ernes - detikNews
Jumat, 31 Jul 2020 21:32 WIB
Bareskrim Polri serahkan terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra ke Kejagung (Yogi Ernes/detikcom)
Bareskrim Polri menyerahkan terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra ke Kejagung. (Yogi Ernes/detikcom)
Jakarta -

Bareskrim Polri secara resmi menyerahkan terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra kepada Kejaksaan Agung. Proses penyerahan Djoko Tjandra dilakukan langsung dan secara administrasi.

Penyerahan dilakukan di Bareskrim Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Jakarta Selatan, Jumat (31/7/2020). Penandatanganan dihadiri oleh Kabareskrim Komjen Listyo Sigit, Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen Pas) Reynhard Silitonga, dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) Ali Mukartono.

"Malam ini bahwa ada penyerahan terpidana kasus korupsi pengalihan cessie Bank Bali sesuai keputusan PK Mahkamah Agung Nomor 12/Pisus/2009 tanggal 11 Juni 2009 atas nama Djoko Soegiarto Tjandra," kata Kadiv Humas Polri Irjen Argo Yuwono.

Bareskrim Polri serahkan terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra ke Kejagung (Yogi Ernes/detikcom)Bareskrim Polri menyerahkan terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra ke Kejagung (Yogi Ernes/detikcom)

"Malam ini kita menyerahkan secara administrasi daripada terpidana kasus Saudara Djoko Tjandra," sambungnya.

"Hari ini pula kita lakukan eksekusi ke lapas. Dengan eksekusi ini, tugas Kejaksaan selesai. Dengan eksekusi ini, berubahlah status yang bersangkutan menjadi warga binaan," ujar Jampidus Ali Mukartono.

Kabareskrim Listyo kemudian menandatangani surat penyerahan kepada Kejagung. Setelahnya, diikuti penandatanganan oleh Jampidsus Ali Mukartono dan Dirjen Pas Reyhanrd Silitonga.

Bareskrim Polri serahkan terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra ke Kejagung (Yogi Ernes/detikcom)Bareskrim Polri menyerahkan terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali Djoko Tjandra ke Kejagung. (Yogi Ernes/detikcom)

"Setelah ini yang bersangkutan akan ditempatkan di Rutan Bareskrim Polri, lanjutkan pemeriksaan-pemeriksaan terkait dengan kasus terkait surat jalan rekomendasi, juga lidik aliran dana," ujar Komjen Listyo.

Setelah itu, Djoko Tjandra turut menandatangani surat penyerahan tersebut. Djoko Tjandra akan langsung dibawa ke Rutan Salemba Cabang Mabes Polri.

"Hari ini pula kita lakukan eksekusi ke lapas. Dengan eksekusi ini, tugas Kejaksaan selesai. Dengan eksekusi ini, berubahlah status yang bersangkutan menjadi warga binaan," ujar Jampidus Ali Mukartono.

"Penempatan sementara di Cabang Rutan Salemba di Mabes Polri ini di mana penempatan Cabang Rutan Salemba di Mabes," ucap Dirjen Pas Reynhard Silitonga.

Djoko Tjandra ditangkap pada Kamis (30/7) malam di Malaysia. Penangkapan ini dipimpin langsung oleh Kabareskrim Komjen Listyo Sigit Prabowo. Djoko Tjandra kemudian dibawa ke Bareskrim sementara untuk penyidikan lebih lanjut.

(rfs/hri)