Round-Up

6 Fakta Penggemar Veronica Tan Ditangkap Gegara Hina Ahok-Puput

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 31 Jul 2020 06:01 WIB
Dua pelaku pencemaran nama baik terhadap Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dibekuk polisi. Satu pelaku kini telah berada di Polda Metro Jaya.
Tersangka penghina Ahok (Foto: Agung Pambudhy)

Jadi Tersangka, Penghina Ahok Terancam 4 Tahun Penjara

KS (67) dan EJ (47) dijerat dengan UU ITE dengan ancaman 4 tahun penjara. Meski sudah berstatus sebagai tersangka, keduanya kini tidak ditahan di rutan Polda Metro Jaya. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus mengatakan hal itu akibat ancaman hukuman yang dikenakan kepada dua pelaku tersebut di bawah 5 tahun penjara.

"Proses ini masih berjalan, masih berlanjut. Ancamannya Pasal 27 ayat 3 dan Pasal 45 UU 11 Tahun 2008 tentang ITE ancaman 4 tahun penjara. Yang bersangkutan karena ancaman di bawah 5 tahun tahun kita tidak lakukan penahanan," kata Yusri

Ternyata Penggemar Veronica Tan

Polisi mengungkap bahwa KS dan EJ ternyata penggemar Veronica Tan. Mereka tergabung dalam komunitas Veronica Lovers.

Yusri menyebutkan komunitas tersebut berisi oleh orang-orang yang memiliki kekaguman terhadap mantan istri dari Ahok tersebut. Grup itu beranggotakan perempuan dan muncul sejak akhir 2019 lalu.

EJ (47), sambung Yusri, salah satu tersangka yang diamankan juga berperan menjadi ketua dan admin dari komunitas tersebut. Komunitas Veronica Lovers sendiri juga ada di grup whatsapp dan telegram.

"Mereka ini bermain di medsos. EJ ini admin grup komunitas Veronica Lovers itu. Kalau kita lihat Whatsapp itu dan Telegram kita masih dalami. Karena dua akun ini yang dilaporkan pelapor, tetapi kita masih dalami apakah ada akun-akun yang lain lagi," papar Yusri.

Penghina Ahok-Puput Minta Maaf

Salah satu tersangka, yaitu KS, ditampilkan saat jumpa pers di Polda Metro Jaya, Kamis (30/7/2020). Dia menyesal dan meminta maaf.

"Saya menyesal setelah saya tahu begini. Tapi nasi sudah menjadi bubur. Saya harus mencari solusinya dan saya betul-betul minta maaf kepada Bapak BTP," kata KS.

Ditetapkan sebagai tersangka, KS terancam hukuman maksimal 4 tahun penjara. Dengan usia yang tak lagi muda, KS berharap bisa dimediasi dengan Ahok.

"Sekiranya ada jalan untuk mediasi melalui pengacaranya, saya mohon diberikan kesempatan itu. Oleh karena saya sudah tidak sehat lagi pada seumur ini. Jika saya harus menjalankan hukuman seperti itu, saya kira saya tidak akan sanggup bertahan lama karena saya mempunyai penyakit kronis," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3