Round-Up

Fakta Baru Kasus Dugaan Prostitusi Artis Vernita Syabilla

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 31 Jul 2020 05:01 WIB
Konferensi pers kasus dugaan prostitusi Vernita Syabilla (dok. Istimewa)
Foto: Konferensi pers kasus dugaan prostitusi Vernita Syabilla (dok. Istimewa)

Muncikari Terancam 15 Tahun Bui

Kedua muncikari terancam pidana paling lama 15 tahun penjara.
Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad mengatakan dua muncikari dipersangkakan Pasal 2 ayat 1 UU RI Nomor 21 Tahun 2007 tentang pemberantasan TPPO.

"Diancam pidana penjara paling singkat 3 tahun dan paling lama 15 tahun," kata Pandra dalam keterangannya, Kamis (30/7/2020).

Sejumlah barang bukti disita dalam pengungkapan kasus ini seperti uang tunai sejumlah Rp 15 juta bukti transfer bank sejumlah Rp 15 juta, bukti transfer bank sejumlah Rp 1 juta, nota booking kamar hotel, satu kotak alat kontrasepsi, dan tiga unit handphone.

Vernita Syabilla Dikenai Wajib Lapor

"VS wajib lapor guna didalami pemeriksaan lebih lanjut," kata Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad saat dihubungi, Kamis (30/7/2020).

Dalam kasus ini, dua orang diduga muncikari sebagai tersangka. Keduanya inisial MK dan MNA.

Vernita Syabilla Dipulangkan ke Jakarta

Pengacara Vernita, Teguh Sumarno, mengatakan kliennya hanya korban dalam kasus ini.

"Klien saya adalah korban. Jadi sudah disampaikan juga terjadi perdagangan, human trafficking. Klien kami pun dalam hal ini menyesali," kata Teguh di Polresta Bandar Lampung, Kamis (30/7/2020).

Dia mengatakan Vernita ke Lampung untuk sebuah pekerjaan. Namun dia tak menjelaskan pekerjaan apa yang dimaksud.

"Saya sampaikan di sini bahwa itu sifatnya hanya sebuah pekerjaan. Jadi nanti, hal yang lain sudah disampaikan oleh kepolisian," ucapnya.

Teguh menegaskan Vernita berstatus sebagai saksi. Dia mengatakan Vernita bakal pulang ke Jakarta.

"Hari ini klien saya, saya jemput untuk pulang," ucapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6