Round-Up

Fakta Baru Kasus Dugaan Prostitusi Artis Vernita Syabilla

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 31 Jul 2020 05:01 WIB
Konferensi pers kasus dugaan prostitusi Vernita Syabilla (dok. Istimewa)
Foto: Konferensi pers kasus dugaan prostitusi Vernita Syabilla (dok. Istimewa)

Tarif Vernita Rp 30 Juta, Jatah Muncikari Rp 10 Juta

Muncikari mendapat komisi dari hasil menjajakan Vernita kepada pria hidung belang.
"Kedua muncikari mengaku memasang tarif untuk pelayanan oleh wanita yang diduga pekerja seni tersebut sebesar Rp 30.000.0000,-" kata Kapolresta Bandar Lampung Kombes Yan Budi Jaya kepada wartawan, Kamis (30/7/2020).

Kedua muncikari kebagian Rp 10 juta dari nilai transaksi tersebut. Duit itu dibagi rata untuk kedua muncikari.

"Masing-masing mendapatkan Rp 5 juta," ujar Kombes Yan Budi.

Muncikari Tawarkan Jasa Prostitusi Vernita Via HP

Vernita dijajakan dua muncikari lewat HP.
*Modus operandi kedua muncikari adalah menawarkan jasa prostitusi via handphone kepada calon penikmat jasa," kata Yan Budi Jaya.

Pria hidung belang juga diwajibkan menstransfer uang muka. Selain itu, pria hidung belang pemakai jasa juga diwajibkan menyiapkan segala akomodasi serta fasilitas untuk Vernita.

Muncikari Positif Sabu

Urine salah seorang muncikari itu positif sabu dan ekstasi.
"Pada saat dilakukan tes urine, salah satu tersangka dengan inisial MNA terbukti positif menggunakan narkotika jenis sabu dan pil ekstasi," kata Yan Budi.

Mucikari MK (31) merupakan warga Pemalang, Jawa Tengah. Sementara muncikari MNA alia MEI (21) warga Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3 4 5 6