23 Bakal Paslon Perseorangan Pilkada Penuhi Syarat Verifikasi KPU

Yulida Medistiara - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 18:56 WIB
Komisioner KPU Hasyim Asyari (Dwi Andayani/detikcom)
Komisioner KPU Hasyim Asyari (Dwi Andayani/detikcom)
Jakarta -

KPU RI mengumumkan hasil verifikasi dukungan bakal pasangan calon perseorangan Pilkada 2020. Hasilnya, terdapat 23 bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati/wali kota dan wakil wali kota yang dinyatakan telah memenuhi syarat pencalonan kepala daerah perseorangan (independen) Pilkada 2020.

"Dari pleno rekapitulasi secara berjenjang tersebut, hasilnya adalah terdapat 23 bakal pasangan calon bupati dan wakil bupati/wali kota dan wakil wali kota yang dinyatakan telah memenuhi syarat minimal dukungan dan sebaran," kata Komisioner KPU Hasyim Asy'ari, dalam keterangannya, Kamis (30/7/2020).

Adapun 23 bakal pasangan calon kepala daerah yang dinyatakan memenuhi syarat verifikasi terdiri dari Kabupaten Labuhan Batu Selatan, Kabupaten Labuhan Batu Utara, Kabupaten Nias Utara, Kabupaten Labuhan Batu, Kota Sibolga, Kota Bukit Tinggi, Kabupaten Sijunjung, Kabupaten Indragiri Hulu, Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu Timur, Kabupaten Kepulauan Anambas, Kabupaten Tasikmalaya, Kabupaten Indramayu, Kabupaten Jember, Kabupaten Lamongan, Kota Cilegon, Kabupaten Sumbawa, Kabupaten Ngada, Kabupaten Sabu Raijua, Kabupaten Hulu Sungai Tengah, Kabupaten Kota Samarinda, Kabupaten Tana Tidung, dan Kabupaten Sorong Selatan.

Daerah-daerah tersebut tersebar di 15 provinsi di seluruh Indonesia. Dengan demikian, bakal pasangan calon ini telah memenuhi syarat pencalonan untuk mendaftar sebagai peserta pemilihan dari jalur perseorangan pada tanggal 4-6 September 2020.

Hasyim mengatakan awalnya pada tahapan penyerahan dukungan bakal pasangan calon perseorangan, terdapat 2 bakal pasangan calon yang menyerahkan dukungan untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat serta Gubernur dan Wakil Gubernur Kalimantan Utara. Sedangkan dalam pemilihan bupati dan wakil bupati/wali kota dan wakil wali kota terdapat 201 bakal pasangan calon perseorangan, yang tersebar di 127 kabupaten/kota.

Namun setelah dilakukan pengecekan dan verifikasi, ada bakal pasangan calon perseorangan yang masih belum memenuhi syarat dan ada pula yang mengundurkan diri. KPU menyebut bakal pasangan calon perseorangan pemilihan gubernur dan wakil gubernur yang dinyatakan belum memenuhi syarat dukungan minimal dan sebaran, yaitu 2 bakal paslon. Sedangkan bakal paslon pemilihan bupati dan wakil bupati/wali kota dan wakil wali kota yang belum memenuhi syarat dukungan minimal dan sebaran, yaitu 124 yang tersebar di 91 kabupaten/kota.

KPU menyatakan bakal pasangan calon yang telah dinyatakan belum memenuhi syarat dukungan minimal dan sebaran, masih dapat mengikuti tahapan penyerahan dukungan perbaikan yang jadwalnya dari tanggal 25 sampai dengan 27 Juli 2020. Kemudian, hingga hari terakhir penyerahan dukungan perbaikan, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat dan Kalimantan Utara tidak menyerahkan dukungan perbaikan. Sedangkan untuk pemilihan bupati dan wakil bupati/wali kota dan wakil wali kota yang tidak menyerahkan dukungan perbaikan sebanyak 28 bakal pasangan calon.

Setelah dilakukan penghitungan jumlah dukungan perbaikan yang diserahkan oleh bakal pasangan calon, untuk pemilihan bupati dan wakil bupati/wali kota dan wakil wali kota, dari 96 bakal pasangan calon, KPU kabupaten/kota telah menetapkan 73 bakal pasangan calon telah memenuhi jumlah kekurangan dukungan perbaikan.

Penghitungan jumlah dukungan perbaikan dan sebaran dilakukan sampai dengan tanggal 28 Juli 2020. Selanjutnya dari 73 bakal pasangan calon tersebut 73 akan dilanjutkan dengan verifikasi administrasi dukungan perbaikan sampai tanggal 4 Agustus.

"Tahapan berikutnya adalah KPU Provinsi dan KPU kabupaten/kota akan melakukan verifikasi administrasi dukungan perbaikan sampai dengan tanggal 4 Agustus 2020," kata Hasyim.

(yld/dhn)