Tinjau Stasiun Juanda, Dirlantas PMJ Cek Pengaturan Penumpang Cegah COVID

Tiara Aliya Azzahra - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 12:14 WIB
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo meninjau Stasiun Juanda
Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo meninjau Stasiun Juanda (Foto: Tiara Aliya/detikcom)
Jakarta -

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo menindau Stasiun Juanda sebagai bagian dalam Operasi Patuh Jaya 2020. Sambodo menyoroti pengaturan penumpukan pengguna KRL di stasiun ini.

Pantauan detikcom di Stasiun Juanda, Jakarta Pusat, Kamis (30/7/2020), Sambodo tiba di lokasi pukul 09.25 WIB. Saat kedatangannya, suasana stasiun ramai lancar dan tidak terjadi penumpukan penumpang.

Dalam peninjauannya, Sambodo didampingi oleh Kepala Stasiun Juanda Toto Suhendi. Sambil berjalan dan mendampingi Sambodo berkeliling stasiun, Toto menjelaskan penerapan protokol kesehatan di stasiun ini.

Kemudian, salah satu hal yang disoroti Sambodo saat mengecek kondisi stasiun adalah perihal penumpukan penumpang. Mengingat, stasiun ini melayani KRL yang mayoritas ditumpangi karyawan di wilayah Jabodetabek.

Dalam menanggulangi penumpukan penumpang, Stasiun Juanda menerapkan penyekatan di sejumlah pintu masuk menuju peron. Petugas mengarahkan penumpang untuk mengantre secara berjarak.

"Di sini diterapkan penyekatan sebanyak 178 (orang). Kalau di sini penuh, di sana sekat lagi sesuai marka," jelas Toto kepada Sambodo saat meninjau Stasiun Juanda.

Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo meninjau Stasiun JuandaDirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo meninjau Stasiun Juanda Foto: Tiara Aliya/detikcom

Sambodo pun mengapresiasi pengaturan yang telah diupayakan Stasiun Juanda. Ia menilai bahwa pengaturan protokol kesehatan di stasiun ini sudah berjalan baik dan sesuai dengan arahan Satgas COVID-19.

"Sudah luar biasa jadi upaya-upaya yang dilakukan oleh baik pihak stasiun maupun melaksanakan kebijakan dari Gugus Tugas termasuk dengan dibantu pengamanannya oleh TNI-Polri saya kira sudah berjalan cukup baik," kata Sambodo.

Selain pengaturan yang baik, Sambodo menuturkan bahwa pembagian jam masuk dan pulang kantor karyawan juga mempengaruhi keramaian di stasiun. Kini, pihak stasiun dapat mencegah terjadinya penumpukan dalam satu waktu.

"Misalnya dari Gugus Tugas sudah menyampaikan adanya shifting perubahan pembagian jam masuk dan pulang kantor. Ada kantor yang karyawannya dibagi dua, ada yang masuk jam 7 ada yang jam 10, pulangnya demikian ada jam 3 sore dan ada yang pulang jam 6. Ternyata, dengan pembagian shifting tersebut berjalan dengan baik dan tadi hasil saya komunikasi dengan Pak Kepala Stasiun memang sudah ada perubahan," ungkap Sambodo.

"Jadi para penumpang tidak lagi bertumpuk pada satu waktu, pulangnya pun tidak bertumpuk pada satu waktu, jadi mereka tersebar. Sehingga, yang katanya awalnya antreannya dari atas dari peron bisa sampai sini, sekarang begitu antre di bawah, kereta datang naik habis, jadi tidak terjadi antrean panjang dibantu untuk penjagaan antrean teman-teman Polri-TNI. Melihat ini sudah cukup baik," sambungnya.

Selain Stasiun Juanda, Polda Metro Jaya dijadwalkan hari ini melakukan pengecekan di sejumlah titik keberangkatan penumpang angkutan umum di DKI Jakarta. Hal ini merupakan bagan dari rangkaian Operasi Patuh 2020.

"Kita akan berkunjung pertama ke Stasiun Juanda kemudian nanti kita akan mengecek Kampung Rambutan dan Pulo Gebang, kita akan melihat apakah menjelang libur Idul Adha ini ada peningkatan jumlah penumpang atau tidak kemudian terkait dengan itu bagaimana protokol COVID-19 ini diberlakukan di tempat-tempat keberangkatan tersebut," ujarnya.

(azr/azr)