JK Imbau Masjid Serukan Protokol COVID Lewat Toa 5 Kali Sehari

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 30 Jul 2020 09:42 WIB
Ketum DMI Jusuf Kalla (JK) memantau penyemprotan disinfektan di Masjid Nurul Hidayah, Jaksel.
Jusuf Kalla (Dok. Antara)
Jakarta -

Dewan Masjid Indonesia (DMI) mengimbau semua masjid di Indonesia agar menyerukan protokol kesehatan terkait COVID-19 setiap selesai salat lima waktu. Seruan itu disampaikan lewat pengeras suara di masjid.

"Saya sampaikan agar setiap habis salat lima waktu di masjid maka disampaikan pesan kepada seluruh jemaah dan masyarakat sekitarnya artinya memakai toa yang di menara untuk menyampaikan tiga hal, selalu tiga hal disiplin untuk memakai menjaga jarak, disiplin untuk memakai masker dan disiplin untuk mencuci tangan, itulah seruan dari masjid yang harus disampaikan 5 kali sehari kepada seluruh masyarakat," kata Ketua Umum DMI, Jusuf Kalla (JK), dalam konferensi pers yang disiarkan akun YouTube BNPB, Kamis (30/7/2020).

JK mengatakan protokol kesehatan itu juga harus diterapkan secara disiplin saat pelaksanaan salat Idul Adha 1441 H. JK mengatakan kedisiplinan dalam penerapan protokol kesehatan merupakan hal yang mutlak.

"Bahwa protokol kesehatan harus tetap menjadi pedoman untuk melaksanakan Idul Adha, jaga jarak masing-masing di masjid dan juga di lapangan apabila diadakan di lapangan memang sering dianjurkan karena COVID itu lebih mudah teratasi di lapangan terbuka dibanding masjid yang tertutup asal dipenuhi syarat-syarat protokol kesehatan," ujar JK.

Karena pelaksanaan salat Idul Adha besok bertepatan dengan hari Jumat, JK mengimbau semua masjid agar melakukan penyemprotan disinfektan dua kali. Hal itu dilakukan agar jemaah merasa nyaman melaksanakan salat Idul Adha dan salat Jumat.

"Besok juga bertepatan dengan hari Jumat jadi besok di masjid-masjid dua hari ibadah dalam sehari yang dilaksanakan di masjid-masjid, Idul Adha pagi hari dan siang hari salat Jumat. Tentu itu diberikan perhatian sebelum salat Idul Adha masjid-masjid harus dibersihkan, disterilkan dengan disinfektan dengan baik sebagaimana telah disampaikan oleh dewan masjid ke masjid di Indonesia, sebelum dilaksanakan dan tentu karena menjelang salat Jumat setelahnya dibersihkan lagi itu adalah cara kita untuk melaksanakan ibadah dengan baik untuk menjaga jemaah kita agar dalam keadaan selamat," tutur JK.

(knv/gbr)