Bea Cukai Awasi Peredaran Sex Toys di Makassar

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Rabu, 29 Jul 2020 11:14 WIB
ilustrasi orgasme
ilustrasi (Foto: ilustrasi/thinkstock)
Makassar -

Pihak bea cukai memantau peredaran sex toys yang sudah mulai masuk di Makassar, Sulawesi Selatan. Sex toys tersebut dikirimkan ke sebuah alamat yang berada di Makassar.

"Bea cukai sebagai community protector yang melindungi masyarakat dari peredaran barang-barang ilegal dan berpotensi mengganggu stabilitas keamanan dan perekonomian negara serta kesehatan masyarakat," kata Kepala Bea Cukai Makassar, Eva Arifah Aliyah di Makassar, Rabu (29/7/2020).

Salah satu modus yang digunakan adalah dengan pengiriman dengan skala kecil secara terus menerus. Bea Cukai Makassar telah menyita dan memusnahkan sejumlah sex toys.

"Yang sex toys ini sudah kita musnahkan. Yang kemarin kita sita banyak dan saya lupa jumlah persisnya," terang dia.

Eva menegaskan pihaknya juga memantau peredaran ponsel ilegal yang ada di Makassar. Dia mengingatkan ponsel yang beredar di Makassar harus memiliki IMEI (International Mobile Equipment Identity).

"Kalau HP illegal kan kita punya aturan terkait IMEI. Jadi kalau ada barang impor masuk berupa handphone harus mendaftarkan IMEI saat masuk di bandara atau pos," ucapnya.

"Harapannya sudah tidak ada lagi selundupan, kalau ada selundupan masuk lewat jalur tidak resmi. Sebenarnya kalau sudah di dalam negeri itu masuk ke wilayah perindustrian terkait dengan IMEI," imbuh dia.

Selain sex toys dan ponsel ilegal, Bea Cukai Makassar juga menyita sejumlah rokok ilegal. Diketahui selama periode Maret 2019 hingga Februari 2020 Bea Cukai Makassar menyita sekitar 2.149.050 batang rokok ilegal, termasuk puluhan ribu tembakau iris.

Tonton video 'Bawa Ponsel dari Luar Negeri? Begini Cara Registrasi IMEI-nya!':

[Gambas:Video 20detik]



(fiq/isa)