Luwu Utara Dapat Bantuan Alsintan & Dana Rehabilitasi dari Kementan

Yudistira Imandiar - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 20:41 WIB
Kementan
Foto: Dok. Pemkab Luwu Utara
Jakarta -

Pemerintah Kabupaten Luwu Utara menerima bantuan alat mesin pertanian (alsintan) dari Kementerian Pertanian (Kementan). Bantuan tersebut diserahkan secara simbolis oleh Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo kepada Bupati Luwu Utara Indah Putri.

Bantuan yang diberikan Kementan meliputi 50 unit traktor senilai lebih dari Rp 1 miliar, dua unit excavator 20 ton, tiga unit combine hervester, dan enam unit power thereser.

Dalam acara penyerahan bantuan itu, Indah melaporkan, berdasarkan data KLHK, Badan Geologi, dan komunitas drone di Sulawesi Selatan, banjir telah menerjang sekitar 50 ribu hektar lahan di Kecamatan Masamba, Kabupaten Luwu Utara. Oleh sebab itu, kata Indah, pemkab bersama pihak terkait mengemban tugas berat untuk merehabilitasi lahan yang rusak.

"Mewakili pemda dan seluruh masyarakat, saya terima kasih kepada Pak Menteri karena sebelum saya meminta, Pak SYL sudah memberikan banyak hal kepada kami. Dan itu menandakan bahwa Pak Menteri paham betul apa yang menjadi kebutuhan masyarakat Luwu Utara," kata bupati yang akrab disapa IDP dalam keterangan tertulis, Selasa (28/7/2020).

Pada kesempatan itu, Syahrul berpesan agar masyarakat di Luwu Utara dan seluruh Indonesia dapat menjalin kebersamaan untuk bangkit dari musibah yang dihadapi. Ia berharap musibah banjir yang menimpa Luwu Utara dapat segera selesai dan kondisi dapat berangsur pulih.

"Saya kira ini pesan-pesan yang juga disampaikan pak Presiden, jangan karena ada COVID, kemudian kita kalah, harusnya dengan akal dan hati, kita bisa menundukkan segalanya. Oleh karena itu, baik COVID ataupun tantangan bencana ini, kita harus bicara bagaimana memulihkan segalanya. Ibu bupati dan seluruh jajaran, jaga rakyat, jaga hati, jaga kebersamaan, ridho Allah bersama kita semua," ujar Syahrul.

Selain alsintan, Kementan juga memberi bantuan peremajaan dan rehabilitasi tanaman kakao di daerah terdampak banjir, masing-masing senilai Rp1 M lebih, juga bantuan rehabilitasi tanaman lada seniai Rp. 635 juta.

(prf/ega)