Komisi A DPRD Sulsel Minta Pemprov Tak Represif Kosongkan Mattoanging

Noval Dhwinuari Antony - detikNews
Selasa, 28 Jul 2020 08:57 WIB
Apel persiapan pengamanan pengosongan Stadion Mattoanging di Rujab Gubernur Sulsel (Hermawan-detikcom).
Apel persiapan pengamanan pengosongan Stadion Mattoanging di Rujab Gubernur Sulsel. (Hermawan/detikcom).
Makassar -

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) meminta bantuan Polri untuk mengamankan pengosongan Stadion Andi Mattalatta, Mattoanging, yang masih diduduki Yayasan Olahraga Sulawesi Selatan (YOSS). Komisi A DPRD Sulsel meminta Pemprov tidak menggunakan cara represif dalam pengosongan Stadion Mattoanging.

"Saya sebagai Ketua Komisi A DPRD Sulsel saya menganggap itu keliru, kalau dia mau pakai pendekatan represif, itu sama dengan merusak proses penyelesaian kekeluargaan yang selama sudah jalan," ujar Ketua Komisi A DPRD Sulsel Selle KS Dalle kepada wartawan, Selasa (28/7/2020).

Ketua Komisi A DPRD Sulsel, Selle KS DalleKetua Komisi A DPRD Sulsel, Selle KS Dalle (Noval Dhwinuari Antony/detikcom)

Selle mengaku telah mengkonfirmasi langsung ke Sekda Sulsel, Abdul Hayat Gani, terkait surat permintaan bantuan pengamanan ke Polda Sulsel untuk pengamanan pengosongan Mattoanging. Dikatakan Selle, Sekda Sulsel Abdul Hayat mengaku kepadanya bahwa Pemprov Sulsel hanya akan melakukan taksasi.

"Tidak dikosongkan, yang mau dilakukan Pemprov Sulsel adalah taksasi, dia mau memasukkan tim untuk melakukan taksasi supaya ditahu nilai yang sebenarnya di sana yang sesungguhnya. Selama ini kan hanya perkiraan kasar, jadi tidak ada pengosongan," kata Selle.

Sementara itu, dalam surat Pemprov Sulsel yang diteken Abdul Hayat, tertera bahwa Pemprov Sulsel hari ini meminta bantuan personel untuk mendukung pelaksanaan taksasi dan pengosongan Stadion Mattoanging. Terkait isi surat itu, Selle kembali mengingatkan Pemprov agar tidak merusak proses kekeluargaan penyelesaian sengketa Mattoanging.

"Ini Pak Sekda juga harus pahami, bahwa kemarin kita dorong penyelesaian dengan pendekatan kekeluargaan, agar antara pengelola stadion dalam hal ini YOSS dengan Pemprov selesai secara kekeluargaan," katanya.

Apel persiapan pengamanan pengosongan Stadion Mattoanging di Rujab Gubernur Sulsel (Hermawan-detikcom).Apel persiapan pengamanan pengosongan Stadion Mattoanging di Rujab Gubernur Sulsel. (Hermawan/detikcom)

Diketahui, Selle bersama Ketua DPRD Sulsel Andi Ina Kartika merupakan pihak yang memediasi penyelesaian kekeluargaan sengketa Stadion Mattoanging antara Pemprov Sulsel dan YOSS. Mediasi itu membuat YOSS sukarela memberikan aset Stadion Mattoanging kepada Pemprov Sulsel pada 2 Maret 2020.

Apel persiapan pengamanan pengosongan Stadion Mattoanging di Rujab Gubernur Sulsel (Hermawan-detikcom).FApel persiapan pengamanan pengosongan Stadion Mattoanging di Rujab Gubernur Sulsel. (Hermawan/detikcom)

Pagi ini, personel TNI, Polri, hingga Satpol PP menggelar apel siaga persiapan pengamanan taksasi dan pengosongan Mattoanging. Kapolrestabes Makassar Kombes Yudhiawan Wibisono mengatakan ada 300 personel polisi yang diturunkan.

"Jadi itu kita memang di bawah kendali Polda, pasukannya ada 300, yaitu 100 dari Polrestabes, 100 dari Sabhara Polda, dan 100 dari Brimob. Mereka mau mengamankan atau mengosongkan wilayah Mattoanging yang memang sudah menjadi kesepakatan kemarin, penyerahan, yaitu merupakan aset Pemprov yang sudah disepakati bersama," kata Kombes Yudhiawan saat dimintai konfirmasi.

Tonton video 'Batu-Busur Melayang Saat Pol PP Lakukan Penertiban di Mattoanging':

[Gambas:Video 20detik]

(nvl/zap)