Istri PPSU Korban Tabrak Lari Bersyukur Dapat Bantuan, Putrinya Ditawari Kerja

Muhammad Ilman Nafi'an - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 20:03 WIB
Keluarga PPSU korban tabrak lari di Kelapa Gading Barat.
Keluarga PPSU korban tabrak lari. (Foto: Muhammad Ilman Nafi'an/detikcom)
Jakarta -

Keluarga almarhum Taka, anggota Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) DKI yang meninggal dunia akibat tabrak lari saat tugas mendatangi Balai Kota DKI Jakarta. Mereka datang untuk menerima santunan dari BPJamsostek sebesar Rp 227 juta.

Santunan itu diterima langsung oleh istri korban, Lastri dan juga anak pertamanya, Melati. Usai menerima bantuan, Melati yang baru saja lulus SMA itu menyebut ditawari pekerjaan dari Kelurahan Kelapa Gading.

"(Dapat tawaran kerja) Jadi PPSU," ujar Melati di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (27/7/2020).

Melati mengatakan, siap menggantikan ayahnya sebagai pasukan oranye. Meski demikian, Melati mengaku meminta waktu terlebih dahulu untuk menenangkan diri hingga benar-benar bisa bekerja.

"Pengennya nenangin dulu, nanti kalau sudah agak ini baru mulai kerja," katanya.

Dalam kesempatan istri almarhum Taka, Lastri bersyukur dengan santunan yang ada. Dia memastikan bantuan tersebut akan digunakan untuk masa depan anaknya.

"Saya sangat bersyukur sekali dapat bantuan, semuanya buat masa depan anak-anak saya," kata Lastri.

Dihubungi terpisah, Lurah Kelapa Kading Barat, Abdul Buang mengatakan tawaran pekerjaan untuk putri korban datang dari pihak Kelurahan Kelapa Gading Barat. Dia mengatakan Melati akan mulai bekerja pada 1 Agustus mendatang.

"Kebetulan mereka mau. Kita punya inisiatif untuk menjaga dan juga kelangsungan keluarga. (Tanggal) 1 besok sudah bisa kerja," ujar Abdul.

(idn/idn)