Pria di Pamulang Pukuli Istri hingga Tewas, Polisi: Gegara Uang Kembalian

Yogi Ernes - detikNews
Senin, 27 Jul 2020 14:59 WIB
Ilustrasi pengeroyokan, ilustrasi penganiayaan, audrey
Foto Ilustrasi (Fuad Hashim/detikcom)
Tangerang Selatan -

Seorang pria berinisial A (40) tega memukuli istrinya berinisial T (28) yang tengah hamil satu bulan hingga tewas. Polisi menyebut pelaku menganiaya korban gegara uang kembalian.

Kanit Reskrim Polsek Pamulang Iptu Totok Riyanto mengungkapkan pasangan suami-istri ini membuka warung. Sampai kemudian suaminya komplain lantaran selalu merugi.

"Kalau untuk kesalahannya kesalahan kecil ya. Menurut keterangan suaminya, dagang itu kayak rugi terus karena istrinya itu kan matematikanya kurang. Si korban ini kalau ngembaliin salah. Kalau pengembaliannya kurang mah nggak kenapa, tapi ini kata suaminya salah kembaliannya suka kelebihan," kata Totok ketika dihubungi detikcom, Senin (27/7/2020).

Bukan hanya persoalan mengembalikan uang kembalian, pelaku juga mengatakan istrinya kerap menjual barang dagangannya dengan harga yang salah dan menyebabkan kerugian.

"Kedua juga katanya itu sering salah ngasih harga. Misalnya nih kalau harga rokok Rp 22.000 itu dijual Rp 18.000. Pokoknya dia suka yang selisih paham karena itu," jelas Totok.

Seperti diberitakan sebelumnya, pria berinisial A (40) menghabisi istrinya berinisial T (28) yang sedang hamil. Korban tewas diduga akibat sejumlah pukulan dari sang suami.

"Yang dilakukan dengan cara pelaku memukul korban yang mengenai wajah, lengan, kaki, dan badan yang mengakibatkan korban luka memar-memar dan korban meninggal dunia," ucap Kapolsek Pamulang Kompol Supiyanto dalam keterangan tertulis, Minggu (26/7).

Peristiwa penganiayaan itu dilakukan siang tadi pukul 11.30 WIB di Jalan Cabe 1 RT 05 RW 04, Pondok Cabe Ilir, Pamulang, Tangsel. Pelaku sendiri saat ini sudah ditahan di Polsek Pamulang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya tersebut.

(mei/mea)