Pemprov DKI Klaim Pasar di Jakarta Sudah Relatif Aman dari Corona

Wilda Nufus - detikNews
Minggu, 26 Jul 2020 10:03 WIB
Gedung Balai Kota DKI Jakarta.
Gedung Balai Kota DKI Jakarta (Ari Saputra/detikcom)

Sebelumnya, Ikatan Pedagang Pasar Indonesia (Ikappi) merilis data jumlah pedagang pasar di Jakarta yang terpapar virus Corona (COVID-19) sudah berjumlah 317 orang. Ikappi menyoroti Gubernur DKI Anies Baswedan yang dianggap terlalu menutup diri dalam menangani pandemi Corona ini.

Ketua Bidang Infokom DPP Ikappi Reynaldi Sarijowan mengatakan 317 pedagang itu berasal dari 49 pasar yang ada di Jakarta. Data ini per Jumat (24/7).

Pedagang yang paling banyak positif Corona berasal dari Pasar Cempaka Putih sebanyak 70 orang. Kemudian disusul Pasar Kramat Jati 49 orang dan Pasar Perumnas Klender 18 pedagang.

"Kami mengidentifikasi adanya penambahan yang cukup tinggi di beberapa pasar, seperti pasar Cempaka Putih, Jakpus, 70 kasus. Pasar Kramat Jati 49 kasus dan beberapa pasar lain. Provinsi tertinggi masih DKI Jakarta sebanyak 317 kasus positif," ujar Reynaldi dalam keterangan tertulis, Sabtu (25/7).

Dihubungi terpisah, Ketua Umum Ikappi Abdullah Mansuri mengatakan banyaknya pedagang di pasar yang tertular virus Corona itu karena minimnya pengawasan, sehingga pelaksanaan protokol kesehatan juga tak sepenuhnya berjalan dengan baik.

"Iya salah satunya itu (minim pengawasan), protokol (kesehatan)-nya kurang dijalankan," kata Abdullah.

Halaman

(knv/knv)