Round-Up

Kisah 5 Rumah Diblokade Tembok Tetangga dari Bintaro hingga Ponorogo

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2020 22:02 WIB
rumah tertutup tembok
Foto: Rumah tertutup tembok tetangga di Ponorogo. (Charoline Pebrianti)

Rumah Eko di Bandung

Rumah Eko Purnomo yang berada di RT 05 RW 06 Kampung Sukagalih, Desa Pasirjati, Kecamatan Ujungberung, Kota Bandung juga diblokade tetangganya hingga tidak memiliki akses jalan.

Rumah itu terkepung tembok sejak 2016. Pak Eko berjuang keras untuk mendapatkan akses jalan hingga akhirnya pasrah dan angkat kaki.

Namun pemerintah desa akhirnya turun tangan melakukan mediasi. Camat Ujungberung Taufik meminta tetangga Eko membongkar sebagian tembok untuk jalan masuk-keluar rumah tersebut.

"Nanti saya akan panggil pemilik rumahnya. Mau ambil solusi. Kalau mau, pemilik rumah membongkar untuk akses jalan karena Pak Eko juga punya hak. Kalau menyanggupi, ya silakan," kata Taufik.

Rumah Deny Akung di Bintaro

Rumah milik Deni Akung di Bintaro, Jakarta Selatan, ditembok warga. Warga hanya menyisakan celah pada tembok tersebut dan cuma bisa dilewati oleh satu orang.

Rumah Deni berlokasi di sekitar Perumahan Bukit Mas Bintaro, Jakarta Selatan. Warga yang mengatasnamakan Warga Peduli Bukit Mas (WPPBM) menyebut penembokan depan rumah Deni Akung dilakukan karena rumah tersebut menghadap ke Perumahan Bukit Mas.

Padahal rumah yang ditempati Deni masuk wilayah Jalan Mawar, RW 05 Kelurahan Bintaro, Kecamatan Pesanggrahan, Jaksel. Karena itu, warga menolak bila rumah tersebut tetap dibiarkan menghadap ke perumahan.

Sedangkan Deni Akung menyebut membeli rumah itu pada 27 Mei 2015 dari pemilik sebelumnya bernama Heru. Dia menegaskan sudah mengantongi kelengkapan surat kepemilikan, termasuk izin mendirikan bangunan (IMB), dari pemilik lamanya.

Wali Kota Jakarta Selatan, yang saat itu dijabat Tri Kurniadi, mengusulkan membangun jalan baru untuk mencapai titik temu warga dan Deni Akung. "Ya, berdamai. Dengan damai, selesai (persoalan). Kita bangun jalan missing link (tersebut). Maka jadi win-win solution," ujarnya.