Akhyar Gabung Demokrat Lawan Mantu Jokowi, Djarot Sindir Berburu Kekuasaan

Mochamad Zhacky - detikNews
Sabtu, 25 Jul 2020 13:22 WIB
Plt Ketua PDIP Sumut, Djarot Saiful Hidayat (Datuk Haris Molana-detikcom)
Plt Ketua PDIP Sumut Djarot Saiful Hidayat (Datuk Haris Molana/detikcom)

Selain itu, kata Djarot, PDIP juga mempertimbangkan posisi Kota Medan sebagai salah satu sentral perekonomian di Sumatera. Menurutnya, pertimbangan yang komprehensif, strategis, dan objektif sesuai harapan rakyat menjadi landasan keputusan Partai.

"PDI Perjuangan juga membangun dialog dengan partai koalisi pendukung Pak Jokowi. Masuknya Saudara Akhyar dengan dukungan dari Demokrat dan kemungkinan dari PKS semakin menunjukkan arah kebenaran koalisi pada Pileg 2024 yang akan datang," tuturnya.

Sebelumnya, Ketua Bappilu Demokrat Andi Arief mengatakan partainya berkoalisi dengan PKS menghadapi koalisi raksasa pendukung menantu Presiden Jokowi, Bobby Nasution, di Pilkada Medan 2020. Demokrat diketahui mendukung Plt Wali Kota Medan Akhyar Nasution sebagai cawalkot Medan.

"Jadi Pilkada Kota Medan nanti Demokrat-PKS melawan koalisi besar," kata Andi Arief kepada wartawan, Jumat (24/7/2020).

Andi juga mengunggah foto Akhyar memakai jas Partai Demokrat di akun Twitter-nya. Andi belum menjelaskan siapa bakal calon wali kota yang bakal berpasangan dengan Akhyar.

"Sah.. Koalisi Rakyat (Demokrat-PKS) menghadapi koalisi raksasa pendukung Mantu Pak Presiden Jokowi," tulis Andi.

Akhyar disebut sudah punya kartu tanda anggota (KTA) Demokrat. "Benar bahwa Akhyar Nasution telah menjadi kader Partai Demokrat. Beliau telah terdaftar memiliki kartu tanda anggota Partai Demokrat," kata Sekretaris Bappilu Demokrat Kamhar Lakumani.


(idh/hri)