Ini Penjelasan Mendagri Tito Karnavian soal 'Teori Jenazah COVID Dibakar'

Muslimin Abbas - detikNews
Jumat, 24 Jul 2020 16:32 WIB
Mendagri Tito Karnavian
Mendagri Tito Karnavian (Muslimin Abbas/detikcom)

Tito meminta pernyataannya itu dibaca dalam satu konteks yang utuh. Dia juga yakin bahwa peserta webinar mengerti konteks persoalan yang disampaikan Tito.

"Tolong pemberitaannya kalau dimuat tolong jangan dipotong-potong sepotong, sehingga kehilangan konteks, sehingga masyarakat akhirnya melihatnya sepotong, masyarakat akhirnya berpikir saya mengharuskan cara dibakar, tidak, sama sekali tidak. Saya kira teman-teman yang ikut webinar saat itu FKUB seluruh Indonesia memahami betul kalau melihat membaca konteks secara keseluruhan," ujar Tito.

Pernyataan Tito itu sebelumnya disampaikan dalam webinar nasional Asosiasi FKUB Nasional yang diikuti secara virtual melalui aplikasi Zoom. Video webinar itu kemudian dibagikan Kapuspen Kemendagri Bahtiar di grup wartawan pada Rabu (22/7).

"Yang terbaik, mohon maaf, saya muslim tapi ini teori, yang terbaik dibakar, karena virusnya akan mati juga," kata Tito.

Tito menyatakan, apabila pemakaman dilakukan sesuai dengan tata cara keagamaan, tetap harus memperhatikan protokol kesehatan. Jenazah harus dibungkus rapat dan dikuburkan di tempat pemakaman yang kering.

"Kalau seandainya dimakamkan sesuai dengan cara-cara agama, beberapa agama tertentu ya dia harus dibungkus rapat, rapi, harus rapat, tidak boleh ada celah virusnya keluar, karena virusnya itu akan bertahan. Dan upayakan di kuburan di pemakaman yang tidak ada air mengalir, yang kering. Panas," ujar Tito.

Halaman

(knv/knv)