Wanita di Sulsel Adang Mobil Gubernur Minta Jasad Ibu di Makam COVID Dipindah

Hermawan Mappiwali - detikNews
Rabu, 22 Jul 2020 10:39 WIB
Andi Esa dan Andi Amel mengadang mobil Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meminta jenazah ibunya dipindah dari pemakaman khusus COVID (dok. Istimewa).
Foto: Andi Esa dan Andi Amel mengadang mobil Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah meminta jenazah ibunya dipindah dari pemakaman khusus COVID (dok. Istimewa).

Sementara di tingkat Provinsi, Baso mengaku telah menyurat sehingga Komisi E DPRD Sulsel, dan ditindaklanjuti dengan rapat dengar pendapat yang dihadiri pihaknya dan perwakilan Gubernur Sulsel Nurdin. Rapat dengar pendapat itu merekomendasikan Pimpinan DPRD Sulsel menyurat ke Gubernur Sulsel agar pemindahan makam disetujui.

"Kesimpulan Komisi E menyurati Pimpinan DPRD (Sulsel) untuk menyurati Gubernur yang meminta Gubernur untuk memfasilitasi pemindahan itu sesegera mungkin," tuturnya.

Namun Baso menyebut tak ada respon Gubernur. Alhasil, pada Senin (20/7), Baso dan kedua putrinya bergegas ke DPRD Sulsel untuk meminta tembusan surat pimpinan DPRD Sulsel ke Gubernur karena ia ingin mengantarkan langsung surat itu ke Gubernur. Namun Baso beserta kedua putrinya memilih menunggu Gubernur Nurdin setelah mereka melihat ada mobil Gubernur di parkiran DPRD Sulsel.

"Akhirnya anak saya berinisiatif kita tunggu saja Pak Gubernur, ketemu langsung supaya kita mau tanyakan apa (alasan rekomendasi pemindahan belum diberikan). Karena itu anak saya bilang, kita ketemu langsung saja Pak Gubernur, mumpun dia ada di sini," kata Baso.

"Karena semua surat yang kita layangkan tidak ada yang direspon oleh Pak Gubernur. Saya tidak tahu Pak Gubernur ini tinggal menunggu surat dari Tuhan mungkin, karena tinggal surat dari Tuhan yang belum ada ini untuk Pak Gubernur, untuk tingkatan Provinsi ya. Saya tidak tahu alasannya apa Pak Gubernur sampai hari ini belum memberikan izin (pemindahan jenazah)," imbuhnya.

Namun penantian di depan mobil Gubernur Nurdin tersebut tak membuahkan hasil. Surat rekomendasi atau izin pemindahan jenazah untuk Baso dan kedua putrinya tak kunjung ia terima.

Halaman

(nvl/nvl)