8 Protokol Haji di Masa Pandemi COVID-19

Rosmha Widiyani - detikNews
Selasa, 21 Jul 2020 12:36 WIB
Haji: Arab Saudi hanya bolehkan sekitar 1.000 penduduk lokal jalani ibadah haji tahun ini
Foto: BBC Indonesia/8 Protokol Haji di Masa Pandemi COVID-19
Jakarta -

Menjelang penetapan awal Zulhijjah dan Idul Adha 2020/1441 H, calon jamaah haji mulai siap-siap menunaikan ibadah di tanah suci. Haji 2020 terasa spesial di tengah pandemi COVID-19.

Dikutip dari Twitter Kementerian Haji Arab Saudi @HajMinistry, jamaah mulai melakukan isolasi di rumah sendiri. Pemerintah berharap semoga seluruh jemaah diberikan kesehatan dan keselamatan, sehingga bisa menyelesaikan haji dengan baik.

"Menurut protokol kesehatan yang disetujui untuk haji, jamaah yang memenuhi standar dan kondisi mulai melakukan isolasi di rumah selama tujuh hari. Kami meminta Allah SWT memberikan kesuksesan pada para jemaah untuk melakukan ibadah dengan cara yang aman dan benar. Semoga haji mereka diterima Allah SWT," tulis Kementerian Haji Saudi dilihat detikcom pada Selasa (21/7/2020).

Dalam Tweet tersebut, Saudi kembali menekankan prioritas untuk menjaga kesehatan dan keselamatan jamaah haji. Saudi sebelumnya telah menyeleksi permintaan haji dari sekitar 160 negara, yang warganya tinggal di wilayah kerajaan tersebut.

Dikutip dari Twitter Haramain Info di @HaramainInfo, ada delapan protokol pelaksanaan haji 2020. Semua protokol ini tentunya harus dilaksanakan untuk menjamin ibadah bisa terlaksana dengan baik dengan tetap menjaga kesehatan jamaah.

Ini 8 protokol haji saat pandemi COVID-19:

1. Setiap jemaah melakukan isolasi diri di rumah masing-masing mulai tanggal 28 Zulkaidah 1441 H

2. Semua jemaah harus masuk isolasi yang disediakan pemerintah Saudi pada 4 Zulhijjah sebelum waktu dzuhur

3. Jemaah akan melakukan haji ifrad dan mulai memasuki ihram dari Miqat Qarn Al Manazil (Taif)

4. Semua jemaah harus bekerja sama melaksanakan instruksi demi kesehatan dan keselamatannya

5. Supervisor, bis, dan WhatsApp grup akan tersedia untuk tiap 20 jemaah

6. Setiap jemaah akan menerima tiga tas perlengkapan haji (hajj kits) yang diperlukan selama menunaikan haji

7. Jemaah akan menuju Makkah dan tinggal di isolasi hingga 8 Zulhijjah

8. WhatsApp grup dibuat untuk berkomunikasi, mengirim instruksi, dan menyediakan keperluan selama haji.

(row/erd)