MA Sunat Hukuman Koruptor Rp 11,2 M Eks Anggota DPR RI Zulfadhli

Andi Saputra - detikNews
Senin, 20 Jul 2020 14:30 WIB
Update gedung MA, Kamis (7/4/2016).
Gedung Mahkamah Agung (Ari Saputra/detikcom)
Jakarta -

Mahkamah Agung (MA) menyunat hukuman koruptor Zulfadhli meski terbukti korupsi Rp 11,2 miliar. Hukuman anggota DPR 2009-2019 itu disunat di tingkat Peninjauan Kembali (PK) dari 8 tahun penjara menjadi 3 tahun penjara.

Hal ini terungkap dalam putusan Nomor 376 PK/Pid.Sus/2019 yang dikutip dari website MA, Senin (20/7/2020). Zulfadhli terjerat kasus korupsi dana bantuan sosial APBD Pemerintah Provinsi Kalbar tahun anggaran 2006-2008 untuk KONI.

Pada 13 April 2017, PN Pontianak menjatuhkan hukuman 1 tahun penjara kepada Zulfadhli. Putusan itu dikuatkan oleh Pengadilan Tinggi (PT) Kalimantan Barat (Kalbar) pada 10 Juli 2017.

Pada 7 Mei 2018, majelis kasasi memperberat hukuman Zulfadhli menjadi 8 tahun penjara dengan denda Rp 200 juta subsider 6 bulan kurungan. Zulfadhli juga diwajibkan membayar uang pengganti sebesar Rp 11,2 miliar.

Jaksa kemudian menangkap Zulfadhli di rumahnya di kompleks perumahan Raffles Hills, Depok, Jawa Barat, Selasa (18/6/2019) siang. Jaksa buru-buru menjebloskan Zulfadhli ke LP Pontianak.

Selanjutnya
Halaman
1 2