Kunjungi Desa Terisolir, Bupati Merangin Bahas Pembangunan Jalan

Yudistira Imandiar - detikNews
Minggu, 19 Jul 2020 21:59 WIB
Bupati Merangin Alharis
Foto: dok Pemkab Merangin
Jakarta -

Bupati Merangin H. Al Haris melakukan program Perjalanan Pejabat Tidur di Dusun (Pertisun) di Desa Air Liki, Kecamatan Tabir Barat, Kabupaten Merangin. Dalam lawatan tersebut, Al Haris turut membahas ihwal pembuatan jalan untuk warga Desa Air Liki agar tak lagi terisolir.

Akses menuju Desa Air Liki terbilang cukup menantang. Setelah menempuh jalur darat sekitar dua jam dari Kota Bangko, perjalanan dilanjutkan dengan perahu (ketek) menyeberangi sungai dengan waktu tempuh sekitar dua jam. Setiap ketek hanya bisa menampung tiga orang penumpang.

Selepas itu, perjalanan berlanjut melalui jalan setapak melewati bibir jurang dan lembah licin dengan ojek sepeda motor sampai ke Desa Air Liki.

''Kedalaman sungainya tidak sama, sebagian ada yang dangkal, sehingga Ketek bisa kandas,''ujar Ketua TP PKK Merangin Hj. Hesty Haris yang ikut dengan rombongan Bupati, dikutip keterangan tertulis, Minggu (19/7/2020).

Hesty bersama rombongan berangkat lebih dulu pada Jumat (17/7/2020) pagi. Sementara itu, Al Haris menyusul di hari Sabtu, karena harus menunaikan dinas di Jakarta.

Karena melakukan perjalanan di malam hari, Al Haris harus menggunakan penerang senter, saat menumpangi ketek dan naik ojek. Ia tiba di Desa Air Liki sekitar pukul 22.35 WIB dan langsung disambut ratusan warga di Balai Adat Desa Air Liki.

''Maaf saya terlambat tiba, karena dari Jakarta langsung ke sini,'' buka Al Haris saat menemui warga.

Dalam pertemuan itu, Al Haris menjelaskan rencana pembuatan jalan dari Desa Ngaol menuju Desa Air Liki yang semula rancangan jalurnya melintasi Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) tidak disetujui. Oleh sebab itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab Merangin) bersama stakeholder terkait tengah mencari jalur lain yang dapat dibangun jalan.

''Jalur semula yang kita rencanakan melewati hutan lindung TNKS tidak dikabulkan, akhirnya kita cari jalur lain menghindari kawasan TNKS. Mudah-mudahan tahun ini juga segera dirintis pembukaan jalan itu," ungkap Al Haris.

(ega/ega)