Excavator Hutama Karya Bersihkan Lumpur Banjir Bandang Luwu Utara

Alfi Kholisdinuka - detikNews
Jumat, 17 Jul 2020 10:54 WIB
Excavator HK di Luwu Utara
Foto: dok Hutama Karya
Jakarta -

PT Hutama Karya (Persero) menurunkan 20 tim beserta 2 (dua) alat berat excavator untuk membersihkan lumpur imbas banjir bandang di Luwu Utara (Lutra). Perseroan juga membuka akses jalan dengan 1 (satu) alat berat excavator kecil yang digunakan untuk pencarian jenazah sesaat setelah kejadian banjir bandang tersebut.

Executive Vice President Sekretaris Perusahaan Hutama Karya Muhammad Fauzan menjelaskan BUMN memiliki satuan tugas (satgas) bencana di hampir di semua daerah di Indonesia dan Hutama Karya aktif dalam satgas bencana ini melalui proyek yang tersebar di seluruh Indonesia.

"Hutama Karya tanggap dengan bencana yang terjadi. Setelah banjir bandang menerjang di Masamba, manajemen minta agar tim segera turun membantu, dengan berkoordinasi dengan BPBD Kabupaten Luwu Utara, TNI dan Polri setempat." terang Fauzan dalam keterangan tertulis, Jumat (17/7/2020).

Lebih lanjut Fauzan menjelaskan bahwa selain alat berat, diserahkan pula bantuan berupa sembako dan kebutuhan dasar lainnya ke posko dapur umum di Masamba.

"Ada alat berat untuk membersihkan lumpur-lumpur dan pencarian jenazah dan makanan siap saji, obat-obatan, hingga kebutuhan dasar lain. Kita salurkan melalui posko dapur umum Masamba," imbuh Fauzan.

Diketahui, banjir bandang yang terjadi pada senin malam lalu memang langsung menerjang enam kecamatan yang terdampak di Kabupaten Luwu Utara yaitu Masamba, Sabbang, Baebunta, Baebunta Selatan, Malangke dan Malangke Barat.

Informasi dari tim proyek yang diturunkan sebagai satgas bencana bahwa banjir ini telah menyebabkan permukiman warga dan fasilitas umum tertutup lumpur sehingga masih banyak warga yang mengungsi dan membutuhkan bantuan seperti air bersih, pakaian layak pakai, susu untuk anak-anak dan juga kain kafan.

Fauzan menambahkan bantuan tersebut akan terus berlanjut karena masih banyak masyarakat yang membutuhkan bantuan.

"Kami masih akan melanjutkan bantuan tahap selanjutnya, masih banyak masyarakat yang mengungsi dan membutuhkan bantuan terutama air bersih dan makanan. Bantuan akan kami berikan bertahap melalui tim CSR dan tim proyek kami di lapangan," pungkasnya.

Sebagai informasi, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu Utara menyebut bahwa banjir bandang ini dipicu salah satunya karena hujan dengan intensitas tinggi dua hari sebelum bencana. Debit air hujan mengakibatkan Sungai Masamba, Rongkang dan Sungai Rada meluap sehingga terjadi banjir bandang.

(ega/ega)