Round-Up

Fakta Baru Eks Murid Perkosa dan Bunuh Guru

Tim detikcom - detikNews
Jumat, 17 Jul 2020 08:04 WIB
Pembunuhan guru wanita di Sumsel
Lokasi penemuan mayat guru di Sumsel (Foto: Raja Adil Siregar-detikcom)

1. Tersangka Pakai Sabu Sebelum Perkosa-Bunuh Guru

Polisi mengatakan AR menggunakan sabu 2 jam sebelum melakukan aksi sadisnya. AR memang sempat disebut sebagai pengguna narkoba saat awal kasus ini terungkap.

"2 jam sebelum melakukan pelaku sempat konsumsi sabu-sabu," kata Kasat Reskrim Polres Banyuasin AKP Ginanjar saat dimintai konfirmasi, Kamis (16/7/2020).

Selain itu, AR juga disebut masih belum genap 18 tahun. Polisi menyebut AR masih di bawah umur saat melakukan dugaan pemerkosaan dan pembunuhan sadis terhadap E.

"Kami verifikasi di lapangan dan didapat akte kelahiran belum dewasa atau kurang satu bulan. Ini setelah tim PPA dipimpin AKP Rian turun ke lokasi bersama Reskrim Polres Banyuasin," kata Kasubdit PPA Ditreskrimum Polda Sumatera Selatan, Kompol Suryadi.


2. Injak Kepala Korban Sebelum Masukkan Mayat ke Ember

AR disebut sempat menginjak kepala korban sebelum memasukkan mayat ke ember plastik. Hal itu, kata polisi, dilakukan AR untuk memastikan E telah tewas atau belum.

"Korban juga diinjak kepalanya untuk memastikan sudah meninggal atau belum, setelah itu barulah dimasukkan dalam ember," kata Ginanjar.

Mayat tersebut dimasukkan AR ke ember sebagai upaya agar aksinya tak diketahui orang lain. AR juga disebut menutup ember dengan kain agar mayat tidak bau.

Halaman

(haf/haf)