Koruptor Harus Belajar dari Kejujuran Petugas KRL Kembalikan Rp 500 Juta

Farih Maulana Sidik - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 22:27 WIB
Mujenih dan Egi Sandi Saputra, Petugas KRL jujur kembalikan Rp 500 Juta dapat penghargaan.
Mujenih dan Egi diberikan penghargaan (Screenshot video)
Jakarta -

Kisah kejujuran Mujenih dan Egi Sandi, petugas KRL yang menemukan uang Rp 500 juta dari dalam gerbong kereta namun dikembalikan ke pemiliknya, mendapat banyak respons positif. Bahkan para koruptor di negeri ini diminta harus banyak belajar kepada Mujenih dan Egi, yang menjunjung tinggi kejujuran.

Sosiolog Universitas Nasional (Unas), Sigit Rohadi, menyatakan keprihatinannya atas generasi muda saat ini yang tak sedikit melepas komitmen kejujurannya. Sigit menyebut latar pendidikan Mujenih dan Egi yang tak berpendidikan tinggi tapi menjunjung tinggi kejujuran meyakinkan bahwa jujur bisa dilakukan oleh semua orang.

"Menjadi orang jujur bisa dilakukan semua orang, koruptor di KPK harus belajar dari Anda (Mujenih dan Egi)," kata Sigit dalam acara d'Rooftalk di Jakarta, Kamis (16/7/2020).

Dia mengatakan kisah kejujuran dari keduanya itu harus menjadi pelajaran bagi semua orang. Dia menilai bahwa kisah kebaikan dari kalangan orang biasa seharusnya lebih banyak diketahui masyarakat.

"Ini yang perlu lebih banyak diekspos di masyarakat. Kebaikan itu tidak selalu melekat kepada pada orang yang di atas, berpendidikan tinggi, tapi seperti Anda orang biasa," katanya.

"Pelajaran sangat baik di tengah gaya hidup yang foya-foya yang ditunjukkan orang-orang kota. Tapi ada sedikit embun yang memberi harapan masih ada orang yang mengedepankan kejujuran. Ini sesuatu yang perlu disebarluaskan," sambungnya.

Seperti diketahui, kejujuran Mujenih dan Egi berbuah penghargaan dari Menteri BUMN Erick Thohir. Keduanya diangkat jadi karyawan tetap PT KCI karena bersama-sama menemukan dan mengawal pengembalian uang setengah miliar rupiah tersebut.

Tidak hanya diangkat menjadi karyawan tetap, Mujenih dan Egi juga mendapatkan bantuan berupa paket data selama satu tahun, asuransi, dan lain-lain. Kisah kejujuran Mujenih berawal saat pria berusia 30 tahun itu menemukan uang di Stasiun Bogor pada Senin, 6 Juli 2020, sekitar pukul 15.30 WIB.

(fas/imk)