Disdik Inhu: Kepsek SMPN yang Mundur Tak Tahan Diperas Oknum LSM soal BOS

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 14:19 WIB
dana bos
Ilustrasi dana BOS (Andhika Akbaryansyah/detikcom)
Indragiri hulu -

Seluruh kepala SMP negeri di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Riau, mengundurkan diri. Mereka disebut tak tahan karena diduga diperas oknum LSM terkait pengelolaan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

"Alasan mereka itu tak tahan diperas oknum LSM terkait dana BOS. Makanya mereka lebih baik memilih mundur dari jabatannya untuk menjadi guru biasa saja," kata Plt Kadis Pendidikan dan Kebudayaan Ibrahim kepada wartawan, Kamis (16/7/2020).

Dia menjelaskan 64 kepala sekolah itu menyebut ada oknum LSM yang selalu mempertanyakan soal pengelolaan dana BOS. LSM itu disebut terkesan sengaja mencari kesalahan dalam anggaran dana BOS.

"Jadi mereka mengaku diperas oknum tersebut. Mereka tak tahan dengan kondisi itu, sehingga mengajukan surat pengunduran diri," kata Ibrahim.

Ibrahim belum menjelaskan soal ada-tidaknya kepsek yang telah memberi uang kepada oknum LSM. Dia mengatakan saat ini masih mendalami pengakuan para kepsek.

"Kalau soal jumlahnya, saya tidak mendalami sampai ke sana. Ini baru sebatas pengakuan para kepsek merekan diperas oknum LSM," katanya.

Dia juga belum menyebut ada-tidaknya pihak yang melindungi oknum LSM hingga diduga berani melakukan pemerasan. Ibrahim menyerahkan pengusutan kasus ini ke Inspektorat.

"Kami tidak mendalami sejauh itu. Nanti Inspektorat yang akan melakukan pemeriksaan. Pengakuan sementara mereka diperas oknum LSM," tandas Ibrahim.

Tonton video 'Mendikbud Perluas Dana BOS Afirmasi untuk Sekolah Swasta':

(cha/haf)