Tanya Dana Corona, Anggota DPRD Ngaku Diancam Dibunuh Bupati Biak Numfor

Wilpret Siagian - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 09:56 WIB
Ilustrasi Garis Polisi
Ilustrasi polisi (Foto: Ari Saputra)
Jayapura -

Anggota DPRD Kabupaten Biak Numfor, Jhon Nehemia Mandibo mengaku diancam oleh Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap. Dia menyebut ancaman itu bermula karena dia mempertanyakan dana Corona.

Jhon mengatakan kasus ini bermula ketika pemerintah daerah dan beberapa anggota DPRD Biak menggelar rapat perihal transparansi penggunaan anggaran penanganan COVID-19 di ruang rapat DPRD Kabupaten Biak Numfor.

"Ketika itu saya pertanyakan anggaran COVID-19 yang disampaikan Bupati sebesar Rp 152 miliar pada hal anggaran kami hanya Rp 39 miliar dan sudah terdata di pusat, sesuai dengan aturan Menteri Keuangan. Oleh karena itu saya meminta klarifikasi tentang pergeseran nilai anggaran dalam rapat tersebut," kata Jhon saat dihubungi detikcom, Kamis (16/7/2020).

Jhon menyebut suasana rapat saat itu memanas. Menurut Jhon, Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap menyuruh melakukan pemukulan terhadap dirinya di ruang rapat.

"Bupati, tiba-tiba marah dan menyuruh dua orang pengikutnya untuk melakukan pemukulan. Dan Bupati juga mengancam membunuh saya. Dua pengikutnya dari luar ruangan memaksa masuk dan hendak melakukan penganiayaan namun di tahan oleh rekan-rekan lainnya. Namun malah teman anggota dewan, ibu Dina Nap yang memukul dan menampar wajah saya, atas hasutan dan perintah bupati," ujar Jhon.

Atas kejadian tersebut, Jhon didampingi kuasa hukumnya langsung mendatangi SPKT Polres Biak Numfor untuk melaporkan anggota DPRD Dina Nap. Jhon berharap kasus ini selesai secara hukum.

"Sementara yang lain dilaporkan sebagai saksi, karena dalam penyerangan itu mereka tidak sempat memukul saya, yang melakukan pemukulan hanya saudarinya pak bupati yang juga anggota DPRD di Komisi 1," ujar Jhon.

detikcom sudah berupaya untuk menghubungi Bupati Biak Numfor, Herry Ario Naap untuk meminta tanggapan atas kejadian ini. Namun Herry belum merespons.

Selanjutnya
Halaman
1 2