Round-Up

Gonta-ganti Cara Keluar-Masuk Jakarta

Tim detikcom - detikNews
Kamis, 16 Jul 2020 07:51 WIB
Kadishub DKI Syafrin Liputo
Foto: Kadishub DKI Syafrin Liputo (Tiara Aliya Azzahra)
Jakarta -

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta kembali mengganti syarat keluar-masuk wilayah DKI Jakarta di tengah pandemi Corona. Syarat yang awalnya berbentuk surat izin keluar-masuk (SIKM) DKI Jakarta kini diganti menjadi Corona Likelihood Metrik (CLM).

Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) DKI Jakarta Syafrin Liputo menjelaskan syarat SIKM sudah ditiadakan sejak 14 Juli 2020. Syafrin menyebut saat ini syarat tersebut diganti dengan teknologi CLM yang bisa diakses aplikasinya oleh masyarakat.

"Iya, sejak tanggal 14 Juli kemarin SIKM ditiadakan," kata Syafrin saat dimintai konfirmasi, Rabu (15/7/2020).

"Tapi warga diimbau mengisi aplikasi Corona Likelihood Metric (CLM)," lanjutnya.

Syafrin menyebut masyarakat bisa mengisi CLM melalui aplikasi ataupun website jaki.jakarta.go.id. Dalam aplikasi atau website tersebut masyarakat hanya tinggal mengisi form data pribadi.

"Itu pengisiannya tetap melalui website, aplikasi CLM ada tentu masuk ke Jaki dan aplikasi CLM mengisi data di sana," ucapnya.

Tonton video 'SIKM DKI Diganti CLM, Begini Tata Cara Urusnya':

Selanjutnya
Halaman
1 2 3